10 Ton Sampah Berhasil Turun Dari Gunung Dempo

Dilakukan Gabungan Pecinta alam Se Sumbagsel

SWARNANEWS.CO.ID PAGARALAM | Hampir  Sebanyak 10 ton Limbah sampah berhasil dikumpulkan dan dibawah turun dan diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Simpang Padang Karet Kota Pagaralam. Sampah tersebut berhasil dikumpulkan melalui aksi bersih-bersih di kawasan Gunung Dempo yang dilakukan oleh ratusan Organisasi Pecinta Alam (OPA) Sumsel yang tergabung dalam Aliansi Peduli Dempo pada momen Hari Peduli Sampah Nasional Indonesia (HPSNI) tahun 2020, Selasa (23/2).

Ketika Dikonfirmasi Swarnanews.co.id Ketua Balai Registrasi Gunung Merapi Dempo (Brigade) Kota Pagaralam Arindi,” Menuturkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut (19-21 Februari) sudah selesai,Total peserta dan panitia 200 orang dan Berhasil mengumpulkan sampah dari titik kampung IV area perkemahan dan pintu rimba sampai puncak Merapi dempo berjumlah kurang lebih 10 ton.

“Dan hasilnya sebanyak 10 ton atau 2 truck sampah sudah berhasil dikumpulkan dan diangkut ke tempat pembuangan akhir,” kata dia.

Kemudian ditambahkan Arindi, ia berharap dengan kegiatan ini adalah opsi terakhir dalam arti kata kedepanya tidak ada lagi sampah-sampah yang harus dibersihkan seiring dengan peraturan atau SOP yang dibuat agar pengunjung tidak membuang sampah sembarangan dan meninggalkan limbah sampah ketika melakukan Pendakian.
“Dan mayoritas ini adalah sampah lama dari para pengunjung dan pendaki Gunung Api Dempo, Jadi diharapkan sebelum pendakian atau berkunjung ke areal kampung IV,para pengunjung sudah sadar kalau hal yang berpotensi sampah seperti  plastik dan semacamnya yang mereka bawah tidak boleh dibuang sembarangan,” tegasnya.

Sementara Ketua Aliansi Dempo Rio Ardiansyah mengatakan bahwa aksi peduli dempo ini merupakan bagian dari penataan jalur pendakian, serta menginfentarisir lokasi yang sering dan dilalui jalur pendakian oleh para pendaki gunung luar daerah Pagaralam.

“Alhamdulillah  apa yang menjadi tujuan dari kegiatan ini sudah tereselsaikan,semoga akan tetap terjaga upaya tetap menjaga kelestarian gunung dempo, tetap asri sejuk dan ekosistemnya terawat dan tak terjamah tangan-tangan nakal yang tak bertangung jawab,” pungkasnya.

Teks : Septiansyah
Editor : Sarono PS

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait