142 ASN dan Non PNSD Kominfo Dapat Vaksin Covid-19

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Sebanyak 142 orang, terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non PNSD di lingkungan Kominfo Kota Palembang, melakukan penyuntikan vaksin. Suntik vaksin tahap pertama ini digelar di aula lantai dua Kominfo Kota Palembang, Jumat (12/3/2021).

Kepala Dinas Kominfo Kota Palembang,  Edison mengatakan, melalui vaksinasi diharapkan dapat mengantisipasi penyebaran Covid-19. Selain itu, menambah percaya diri dari menularnya virus tersebut, namun dia mengimbau agar tetap menjaga kesehatan dengan mengikuti protokol kesehatan dan menerapkan 3M.

“Tetap menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, jangan sampai kita lalai dan mengikuti protokol kesehatan,” ujarnya. 

Diakui Edison, lingkungan Kominfo merupakan dinas yang sangat penting untuk divaksin karena selain menjadi garda terdepan dalam memberikan  iformasi juga orang pertama dalam memberikan data.

“Kita ucapkan terima kasih kepada jajaran Dinas Kesehatan Kota yang telah bersedia memvaksinasi. Apalagi teman-teman di Kominfo sering  mengikuti setiap kegiatan acara Pemerintah Kota, yang selalu bertatap muka langsung dengan masyarakat,” katanya. 

Ditambahkan Plt Sekretaris Dinas Kominfo Palembang, Adi Zahri, setelah divaksinasi tidak mengalami efek apa-apa, justru menjadi lebih segar. Ia juga antusias untuk divaksin, bahkan saat pertama kali vaksinasi dilakukan.

“Saya malah bersemangat daftar lebih dahulu untuk divaksinasi. Tapi karena jadwal saya memang belum dan mengikuti data pusat, jadi ikut saja dan jangan takut untuk divaksinasi,” ajaknya. 

Sementara itu Kepala Seksi (Kasi) Surveren dan Imunisasi Dinkes Palembang, Sri Darlina mengatakan, vaksin tahap pertama berdasarkan data kurang lebih 150 orang.

“Insya Allah kalau semuanya lewa screening kita lanjut sampai siang setelah Salat Jumat. Tapi kita lihat lagi, penerima vaksin ada kriterianya, jadi memang betul-betul keadaan sehat. Seperti wanita hamil dan penyakit yang tidak terkontrol tidak bisa kita lanjut valsinasinya, tapi kalau masih normal bisa kita lakukan,” jelasnya. 

Kemudian lanjut Sri, sejauh ini tidak ada kendala dan tahap kedua vaksinasi dijadwalkan 14 hari setelah vaksinasi tahap pertama. “Kalau tidak ada halangan pada 26 Maret nanti, vaksinasi tahap kedua. Insya Allah lancar,” sebutnya. (*)

Teks: rilis
Editor: maya

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait