Dubes: Pemerintah Saudi Sebut Haji Tahun Ini Istimewa, Sangat Sukses

Swarnanews.co.id |Jemaah haji Indonesia mulai diterbangkan ke Tanah Air sejak Rabu (6/9/2017) kemarin. Ada beberapa catatan terkait pelaksanaan haji, tapi Pemerintah Arab Saudi menganggap kegiatan tersebut sangat sukses. Juga istimewa seperti tahun lalu.

“Saya terima rilis dari Kerajaan Arab Saudi yang menyebutkan ibadah haji tahun ini istimewa sebagaimana tahun kemarin,” kata Dubes RI untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel saat melepas jemaah Kelompok Terbang (Kloter) 01 Embarkasi Solo (SOC 01) di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Rabu (6/9).

Selain rombongan SOC 01, jemaah yang hari ini diterbangkan dari Jeddah ke Tanah Air di antaranya Kloter 01 Embarkasi Medan (MES 01), Kloter 01 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 01), Kloter 01 Embarkasi Padang (PDG 01), dan Kloter 01 Embarkasi Makassar (UPG 01).

Selain Agus Maftuh, yang ikut dalam pelepasan jemaah di antaranya Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Nizar Ali serta Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Arsyad Hidayat.

Agus mengatakan Pemerintah Saudi menyebut pelaksanaan haji sebagai at-tanahum al-amtsla, sebuah harmoni yang sangat cantik dari semua pihak yang terlibat. Penilaian ini disampaikan setelah Kemendagri, Kementerian Haji dan Umrah, serta BIN-nya Saudi melakukan assessment tentang keamanan haji.

“Penyelenggaraan haji tahun ini sangat sukses. Padahal (Indonesia) ada tambahan kuota 52 ribu. Awalnya saya agak pesimis dengan peningkatan drastis ini,” jelas pria kelahiran Semarang ini.

Tahun lalu, berdasarkan survei Biro Pusat Statistik (BPS), tingkat kepuasan jemaah mencapai 83,83 persen. Sejak sebelum memberangkatkan jemaah, Kemenag dan lintas lembaga berharap tahun ini nilainya meningkat atau minimal tetap.

Sementara jemaah gelombang pertama yang sebelumnya mendarat di Madinah berangsur dipulangkan ke Tanah Air, jemaah gelombang kedua yang mendarat di Jeddah akan digeser ke Madinah mulai Selasa (12/9). Jemaah gelombang kedua akan melaksanakan ibadah arbain selama 8-9 hari, kemudian dipulangkan via Madinah.

Sumber : Detik.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait