Sekdaprov Minta Insan Perhubungan Lebih Sigap

SWARNANEWS | Memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2017 tingkat Provinsi Sumsel, Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar meminta semua insan perhubungan bergerak cepat mengikuti kemajuan teknologi.

Sekda  bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2017 yang digelar di Balai Pendidikan dan Pelatihan Perhubungan Darat (BP2TD) di Mariana Kabupaten Banyuasin, Rabu (20/9).

Adapun tema Harhubnas kali ini yakni “Melalui peringatan Harhubnas tahun 2017 kita tingkatkan solidaritas, sinergitas dan kerja bersama mewujudkan transportasi yang handal, berdaya saing dan memberikan nilai tambah”.

Dalam kesempatan tersebut Nasrun Umar membacakan sambutan tertulis Menteri Perhubungan RI yang berisikan himbauan dan arahan kepada seluruh insan perhubungan.Himbauan itu bertujuan menjadikan Harhubnas yang jatuh pada 17 September 2017 lalu sebagai momen evaluasi kinerja dalam mewujudkan sektor transportasi Indonesia secara makro.

Lebih lanjut, Nasrun Umar juga mengajak seluruh insan peruhungan Provinsi Sumsel bergerak cepat mengikuti kemajuan teknologi dan perubahan lingkungan global agar mampu beradaptasi, berinovasi dan meningkatkan pola kerja baru menciptakan sistem transportasi yang handal, regulasi yang tepat, dan penyediaan prasarana yang baik.

Menurutnya, seluruh insan perhubungan Provinsi Sumsel harus selalu fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta terus berkomitmen membangun sektor transportasi Sumsel yang berkeadilan. Sesuai target Kementerian Perhubungan yakni melakukan pelayanan secara efisien, akuntabel, transparan serta tanpa adanya penyelewengan.

“Saya ingin menyampaikan apresiasi kepada seluru insan perhubungan Provinsi Sumsel yang telah berpartisipasi mensukseskan dan memeriahkan Harhubnas tingkat Provinsi Sumatera Selatan, mudah-mudahan melalui peringatan ini dapat menjadi modal dalam pelayanan kepada masyarakat bidang perhubungan transportasi yang semakin baik,” ujarnya.

Sementara, dalam sambutan tertulis Menteri Perhubungan RI menjelaskan bahwa Kementerian Perhubungan telah menyelesaikan beberapa deregulasi yang mendukung paket kebijakan ekonomi XV sektor logistik dan dapat mendorong peningkatan iklim investasi.

Deregulasi tersebut diantaranya tentang pencabutan persyaratan kepemilikan modal badan usaha di bidang pengusahaan angkutan laut dan keagenan kapal. Pengusahaan bongkar muat dan badan usaha pelabuhan. Pemindahan barang yang melewati batas waktu penumpukan (Long Stay) di pelabuhan utama Belawan, Tanjung Priok, Tanjung Perak dan pelabuhan utama Makasar. Selain itu, penyelenggaraan dan pengusahaan jasa pengurusan transportasi serta pengamanan kargo dan POS, serta rantai pasok kargo dan pos yang diangkut dengan pesawat udara.

 

Editor Sarono P Sasmito

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait