Sekretaris PWI BanyuasinKecewa, RSUD Banyuasin Tolak Pasien Pecah Ketuban

SWARNANEWS | Sekretaris PWI Banyuasin Nachung Tajudin kecewa dan menyesalkan tindakan petugas RSUD Banyuasin yang menolak pasien Puji Sasmita (28), warga Rantau Bayur Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuadin yang mau melahirkan, bahkan sudah pecah ketubannya tidak mendapatkan pelayanan justru disarankan dibawa ke RS yang ada di Palembang.

“Saya betul-betul kecewa dengan petugas yang jaga/piket malam itu, Rabu (20/9) sekitar pukul 19.00 WIB, mana hati nuraninya, pasien yang datang itu bukan sakit biasa akan tetapi mau melahirkan antara hidup dan mati bahkan ketubannya sudah pecah tidak langsung ditolong,”kata Nachung kepada wartawan, Kamis (21/9) 2017.

Kepada pihak terkait, DPRD, Bupat dan Dinas Kesehatan dapat menindak tegas siapa-siapa petugas  yang piket malam itu.

“Saya mohon agar petugas yang piket malam itu dapat ditindak tegas, jika tidak akan terjadi lagi kejadian in,”tandasnya.

Saya kata Nachung,tidak habis pikir kenapa petugas tidak mau memberi rujukan dan menyarankan bawa saja ke Palembang buk, karena besok, Kamis (21/9)  tanggal merah dokter di sini tidak ada.

“Diminta  rujukan petugas RSUD Banyuasin tidak ngasih, malah ngajari bawa aja langsung tapi jangan bilang kalo sudah dari sini ya bu,”katanya.

Lalu kata  Nachung dalam hatinya bertanya, apa karena pasien ini mempergunakan Jamsoskes sehingga diperlakukan demikian.

“Kalau begini  makin susah nasib rakyat kecil.Mudah-mudahan ibu dan anaknya selamat,”doa Nachung.

Saat ini kata Nachung bersyukur, bahwa Puji Sasmita sudah di Rumah Sakit Muhammad Hoesin Palembang.

Saking kesalnya lanjut Nachung, dia sempat mempostingnya di Facebook, dari postingan tersebut muncul beragam tanggapan antara lain  dari Zainal dan Dina.” Zainal Abidin M petugas seperti itu tidak layak digaji, kalau dia masih honorer wajib diberhentikan,”jelasnya sambil  manambahkan kalau menurut Dina laporkan aja pak biar kapok.

 

Teks: Lubis Rahman

Editor Sarono P Sasmito

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait