Bupati OKI Diminta Berikan Teguran Keras kepada Kades Jambu Ilir

SWARNANEWS.CO.ID , KAYUAGUNG | Berbagai kalangan menyesalkan ulah oknum Kepala Desa (Kades) Jambu Ilir, Kecamatan Tanjung Lubuk, Yakkuf MS, karena telah melecehkan profesi jurnalis alias wartawan, beberapa hari lalu.

Kali ini, tiga organisasi wartawan tingkat Provinsi Sumsel, angkat bicara terkait kasus oknum Kades Jambu Ilir tersebut. Diantaranya dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI Sumsel), Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Sumsel, dan Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumsel.

Seperti dikatakan Ketua PWI Sumsel H Ocktaf Ryadi SH, ketika dihubungi wartawan melalui ponselnya, kemarin siang (01/11). Menurutnya, apapun yang diucapkan oknum Kades Jambu Ilir tersebut, sangat tidak pantas, apalagi diucapkan di forum atau di depan khalayak ramai.

‘’Kalau memang perkataannya seperti itu, tentu oknum Kades itu sudah sangat melecehkan wartawan. Bahkan, saya menganggap oknum Kades itu tidak paham dengan peran serta wartawan dalam pembangunan di suatu daerah,” tegas pria yang akrab disapa Oka ini.

Menurut Oka, apa yang dilakukan PWI Kabupaten OKI, dengan melaporkan oknum Kades tersebut, tentu sudah benar. ‘’Kalau memang sudah dilaporkan ke polisi, itu tindakan benar. Kita minta polisi mengusut kasus dugaan pelecehan profesi wartawan itu. Sebab, oknum Kades itu dianggap tidak menghargai profesi kita,” katanya.

Memang, sambung Oka, ada sebagian wartawan ‘nakal’. Namun, itu tugas PWI untuk melakukan pembinaan secara bertahap. Diantaranya dengan melakukan pelatihan-pelatihan jurnalistik, termasuk menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW). ‘’Tapi, tidak semua wartawan sama, dan tak perlu untuk dilecehkan,” sambungnya.

Terakhir, Oka meminta Bupati OKI, termasuk para pejabat terkait di Kabupaten OKI, untuk menegur keras, minimal memberi pengertian kepada oknum Kades Jambu Ilir tersebut, tentang bagaimana tugas keseharian wartawan itu sendiri. ‘’Kita minta Bupati atau pejabat terkait menegur sang kades,” tambahnya.

Sedangkan Ketua AJI Kota Palembang, Ibrahim Arsyad, mengaku belum terlalu paham kasus dugaan pelecehan profesi wartawan yang dilakukan oknum Kades Jambu Ilir tersebut. ‘’Pernyataan Kades itu sangat tidak baik terhadap wartawan,” tuturnya.

Menurut pria yang akrab disapa Baim ini, oknum Kades tersebut harus menyadari betapa pentingnya wartawan, bukan malah membenci bahkan melecehkan wartawan. ‘’Sangat tidak etis seorang kades menyampaikan kalimat tendensius seperti itu. Jangan-jangan dalam kesehariannya sang kades juga tidak wellcome dalam memberikan informasi kepada wartawan,” ungkapnya.

Ditambahkan Baim, dibalik pernyataan kades itu, bisa juga sebagai kekecewaannya karena ulah segelintir oknum wartawan, yang diduga tidak menerapkan etika jurnalistik di lapangan. ‘’Hingga terstigma buruknya profesi wartawan di mata sang oknum kades. Namun, ini yang perlu diberi pemahaman, baik kepada kadesnya, maupun kepada oknum wartawan tersebut,” tambahnya.

Terpisah, Ketua IWO Sumsel Sonny Kurhardian, melalui Ketua IWO OKI Darfian Maharjaya, juga meminta Bupati OKI termasuk para pejabat terkait di OKI, untuk segera menstressing oknum Kades Jambu Ilir, termasuk oknum kades-kades, bahkan pejabat lainnya, agar kejadian serupa tidak terulang lagi dimasa yang akan datang.

‘’Kita minta Bupati melakukan stressing terhadap kades-kades agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Terhadap wartawan juga kita imbau untuk menjalankan fungsi jurnalis sesuai dengan aturan yang berlaku, dan harus berpedoman kepada UU Pers,” tegas pria yang biasa dipanggil Pak Wo Fian ini.

Diakui Fian, somasi yang sempat dilayangkan, harus dipatuhi sang kades. Begitu juga dengan jalur hukum yang ditempuh wartawan, juga harus tetap jalan, meskipun ada permintaan maaf dari sang oknum kades tersebut. ‘’Sebab, permintaan maaf tidak akan menghapuskan unsur pidana terhadap sang kades,” jelas Fian.

Ditambahkan Fian, ke depan, pihaknya juga bakal melakukan sosialisasi tentu fungsi dan tugas jurnalistik. ‘’Kita harus bersama-sama menjaga marwah profesi wartawan. Ke depan kita bakal sosialisasi ajak kades bahas profesi wartawan,” tambahnya.

Editor: Sarono PS

Sumber: Beritamusi.com

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait