Hari Pertama Operasi Zebra Musi 2017, di OKU 175 Kendaraan Terjaring Razia

SWARNANEWS.CO.ID , BATURAJA |Ratusan kendaraan baik roda dua maupun kendaraan roda empat terjaring razia di hari pertama operasi zebra musi 2017 yang digelar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Rabu (1/11).

Kasat Lantas Polres OKU, AKP Candra Kirana Putra SH SIK mengatakan, oeprasi zebra musi ini digelar secara serentak di seluruh wilayah indonesia termasuk Polres OKU. 

“sebanyak 175 kendaraan baik roda dua dan roda empat terjaring dalam razia yang kita gelar di beberapa titik” kata Cankir sapaan akrab Kasat Lantas Polres OKU saat dibincangi detiksumsel.com via pesan whatsapp nya, rabu sore (1/11).

Dikatakan Cankir, Ops. Zebra musi ini digelar selama 14 hari yang dimulai hari ini (1/11) hingga (14/11) mendatang. Dari hasil tilang Masih banyak pengendara yang belum taat aturan. Ini dibuktikan baru satu jam saja razia yang digelar di salah satu titik yakni perempatan jalan Jend.Sudirman pasar atas baturaja sudah terjaring puluhan pengendara baik pengendara roda dua dan roda empat. 

“tadi Kita mulai pukul 09.00 wib baru satu jam sudah terjaring sekitar 50 pengendara,”ucap Candra

Dituturkan Candra, rata-rata para pengendara yang terjaring razia mayoritas tidak menggunakan helm dua saat berboncengan, tidak melengkapi surat-surat serta komponen kendaraan, tidak punya SIM serta melakukan pelanggaran lalulintas seperti melawan arus. 

“termasuk juga yang tidak menggunakan spion atau hanya satu spion juga kita tindak karena ini merupakan salah satu penyebab potensi laka lantas” tuturnya.

Ditanya apakah dari angka pelanggaran yang di dapat pada hari pertama ini dapat dikatakan kesadaran masyarakat OKU masih kurang?, perwira balok tiga ini mengatakan, ini lah sifatnya jika ada polisi yang sedang ada dijalan, pasti ada saja temuan pelanggaran

“bukan berarti sedikit kendaraan atau pengendara yang terjaring razia masyarakat dapat dikatakan sudah sadar dan tertib berlalu lintas, namun itu tadi sifatnya jika polisi ada dijalan ada saja ditemukan pelanggaran” imbuhnya Seraya menegaskan 80 persen penindakan tilang dan prioritas potensi Laka.

Pantauan dipangan, banyak masyarakat umum terjaring razia, bahkan ada beberapa anggota satlantas mengejar pengendara (masyarakat biasa) yang melanggar.

 Editor: Sarono PS

Sumber: Detik.sumsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *