M Adil Kembali Pimpin Bank Sumsel Babel

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG |Di penghujung tahun 2017, Bank Sumsel Babel (BSB) menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa, untuk mengisi kekosongan pada susunan pengurus bank. RUPS luar biasa ini juga bertujuan untuk memilih calon Direktur Operasional yang telah habis masa jabatan periode kedua pada tanggal 2 Agustus lalu, Direktur Utama serta Direktur Kepatuhan yang akan habis periode pertama pada tanggal 23 Desember tahun ini.

Direktur Utama Bank Sumsel Babel, M Adil menjelaskan, berdasarkan hasil keputusan RUPS Luar Biasa tersebut, para pemegang saham sepakat untuk memberhentikan secara hormat Rozi A Sabil dari posisinya sebagai Direktur Kepatuhan BSB dan apabila disetujui segera untuk mencari penggantinya, karena telah memasuki habis masa jabatan.

Pada hasil RUPS tersebut, para pemegang saham juga sepakat tetap mempertahankan M Adil sebagai Direktur Utama untuk menakhodai BSB di periode ke II.

Sedangkan untuk posisi calon Direktur Operasional BSB ada dua calon yang diusulkan, yakni Rendra dan Mulyadi Mustofa. Keduanya merupakan mantan pegawai BSB, sedangkan untuk posisi komisaris independen, Guru Besar Teori Sosiologi Universitas Bangka Belitung Prof Dr Bustomi Rahman MSc menjadi satu satu calon yang diusulkan pemegang saham pada RUPS tersebut.

Keputusan untuk penetapan calon pengurus bank akan segera diusulkan kepada OJK untuk dilakukan Fit and Proper Test. “Insya Allah akan membuat Bank Sumsel Babel akan lebih baik lagi,” ungkap M Adil.

Sementara itu, dalam sambutannya Gubernur Sumsel, Ir H Alex Noerdin mengucapkan terima kasih serta penghargaan yang tinggi kepada direksi dan komisaris atas kemajuan kinerja yang telah di capai BSB.

Perusahaan perbankan sebagai  sektor yang “Highly Regulated” otoritas baik OJK maupun Bank Indonesia, kekurangan pengurus perusahaan akan memengaruhi kinerja.

“Dalam RUPS LB ini kita menetapkan calon Pengurus Bank sesuai aturan yang tercantum dalam anggaran dasar perusahaan maupun diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan,” ucapnya.

Alex Noerdin menginginkan BSB dengan pengurus yang baru nantinya siap untuk bersaing dengan perbankan nasional dan siap dalam menghadapi era persaingan fintech.

Sebagaimana yang telah diketahui dalam pengelolaan suatu bank, ada beberapa hal yang menjadi faktor penentu dalam menjalankan usahanya diantaranya, permodalan, manajemen yang profesional, sumber daya manusia, teknologi, sistem informasi, dan kualitas layanan.

Alex juga berharap nantinya pengurus yang baru harus dapat mencari solusi untuk memperkuat modal dan sebagai stakeholder seluruh pemegang saham berkomitmen untuk menyetorkan modal saham agar BSB lebih cepat berkembang.

Direksi BSB harus dapat menggali sektor sektor unggulan, jangan kalah dengan Bank pesaing, memaksimalkan pembiayaan UMKM dan penyaluran KUR dengan tetap prudent dan memperbaiki Non Performing Loan.

Editor; Sarono PS

Sumber detiksumsel

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *