Posko Nasional BPH Migas, Pantau Stok BBM dan Listrik Selama Natal dan Tahun Baru di Palembang

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG |Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membentuk Posko Nasional ESDM menyambut libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Posko tersebut dikoordinasikan melalui Badan Penyalur Hilir (BPH) Minyak Gas dan Bumi (Migas).
Melalui posko tersebut, BPH Migas akan fokus memantau beberapa sektor energi yang berhubungan langsung dengan peningkatan kebutuhan masyarakat.
“Isu sektor ESDM menghadapi Hari Raya Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 seperti perkembangan status aktivitas gunung api, potensi longsor atau gerakan tanah, pengamanan pasokan LPG 3 kilogram, puncak konsumsi bahan bakar minyak ( BBM), serta kondisi pasokan listrik,” ujar Komite BPH Migas RI Ir. H. Ahmad Rizal, MH. FCBArb ketika melakukan pemantauan di lokasi Depot Gas Elpiji Pulau Layang Plaju Palembang, Minggu (24/12).
Langkah yang dilakukan oleh Ahmad Rizal tersebut sebagai realisasi Posko yang dikepalai oleh Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa dan berkoordinasi dengan unit terkait di Kementerian ESDM serta pemangku kepentingan lain, yaitu Pertamina, Perusahaan Gas Negara (PGN), Perusahaan Listrik Negara (PLN), Pertagas Niaga, serta AKR Corporindo. Posko tersebut akan bergerak hingga pekan pertama di awal tahun 2018, hingga tanggal 8 Januari nanti.
Ahmad Rizal didampingi oleh tim dari BPH Migas Iskak Hidayat Oil & Gas Legal Distribution, Esti Dwi Pratiwi dan staf lainnya. Mereka disambut oleh Head Operation Depot LPG Pulau Layang, Subhan Fajri dan staf.
Rizal pada kesempatan itu menanyakan tentang stok elpiji  menghadapi momen natal dan tahun baru 2018 yang trend kebutuhan masyarakat jelas sangat meningkat.
“Di masa urgen ini konsumsi BBM pasti sangat  tinggi warga juga membutuhkan ketersediaan gas yang memadai untuk menghadapi momen tersebut. Jika hal itu tidak terlayani maka akan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Merespon hal itu Subhan mengemukakan, pihaknya sudah mengantisipasi momen tersebut dengan menyiapkan tangki berkapasitas.1.255 ton. Sedangkan ketahanan elpiji di wilayah ini untuk 3-5 hari, ujar Subhan lagi.
Rizal pada kesempatan itu juga mengharapkan agar hitung-hitungan ketahanan 3-5 hari benar-benar dirumuskan dengan tepat sehingga tidak membingungkan masyarakat. Menurut Subhan kebutuhan produksi gas elpiji 600 ton perhari kemudian yang dikirim oleh pihak Pertamina 400 ton perhari. Sedangkan untuk kesiapan antisipasi melonjaknya kebutuhan masyarakat maka pihaknya mempersiapkan storage, yang berada di perairan juga mengadakan tangki floating.
Sementara itu GM MOR II Putut Andriyanto mengemukakan untuk kesiapan menghadapi natal dan tahun baru dari sisi suplai, pihaknya telah mempersiapkan 4 terminal yakni Kertapati, Bangka, Lubuklinggau dan Lahat.
Sedangkan untuk wilayah Bengkulu dan Babel juga tersedia terminal BBM.
Prioritas peningkatan stok untuk antisipasi setiap natal dan tahun baru yakni pada jalur Jalintim dan jalinsum. Sebab pada jalur itu terjadi peningkatan arus kendaraan yang luar biasa. Di jalintim pihaknya menyiapkan stok di Bakauheni Lampung. Sedangkan untuk menghadapi kondisi emergenci pihaknya juga menyediakan motor suplai di Lampung. Hal itu disiapkan di SPBU Kalianda.
”Kami mengambil langkah itu ketika kondisi crowded sehingga tak bisa masuk pelabuhan maka dioperasikan motor suplai dan mobil kantong,” ujar Putut Lagi.
Mendengarkan paparan tersebut, Rizal juga mempertanyakan tentang stok Avtur untuk penerbangan pesawat.
“Kami juga mengharapkan ada antisipasi itu karena di Sumsel juga banyak destinasi wisata yang bisa dicapai dengan penerbangan yakni di bandara Atung Bungsu Pagaralam, Silampari Musi Rawas dan SMB II Palembang,” ujar Rizal lagi.

Putut menyanggupi hal tersebut dan sudah mempersiapkannya. Bahkan menurutnya peningkatan kebutuhan avtur juga terjadi di Bandara Raden Inten Lampung dengan makin tingginya jadwal penerbangan di sana. Kunjungan dilanjutkan ke PT PLN WS2JB (Wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu). Hal itu juga dilakukan untuk melihat kesiapan energy listrik dalam menyambut momen istimewa tersebut.
General Manajer (GM) PLN WS2JB Daryono dan semua staf berkesempatan menyambut rombongan BPH Migas. Pada saat itu juga dilakukan paparan tentang kesiapan PLN untuk menghadapi momen istimewa tersebut. PLN juga telah mengantisipasi momen itu dengan berbagai persiapan yang maksimal.

Teks/Editor: Sarono PS

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *