Ribuan Masyarakat Baturaja Padati Sungai Ogan, Saksikan Lomba Perahu Dayung

SWARNANEWS.CO.ID ,BATURAJA |Ribuan masyarakat Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU) memadati jembatan Ogan I, Ogan II dan pinggiran Sungai Ogan, Minggu (31/12/2017).

Bupati OKU Drs H Kuryana Azis, Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari dan jajaran juga terlihat berbaur dengan masyarakat dari berbagai lapisan.

Berkumpulnya pemimpin-pemimpin OKU ini tidak lain untuk menyaksikan pertandingan lomba perahu dayung yang diadakan pemerintah setempat dalam rangka memeriahkan peringatan tahun baru. Pantauan wartawan dilapangan, masyarakat terhibur.Sambil menunggu peserta lomba perahu dayung warga dihibur dengan lantunan musik.Beberapa pejabatpun menjadi penyanyi dadakan.

Misalnya Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) OKU, Paisol Ibrahim melantunkan sebuah lagu.Lantunan lagu yang dinyanyikan Paisol menghibur masyarakat yang ada disitu.

Sorak tepuk tangan dan tawa semakin terurai, oleh celetukan-celetukan kata canda dari MC atau pembawa acara Yai Najib dan rekannya.Disisi lain, peserta lomba juga sangat menghibur masyarakat. Terutama saat perahu peserta lomba karam di tengah perjalanan.

Bahkan ada juga perahu peserta karam sebelum memulai star.

“Kami sangat terhibur. Apa lagi acara seperti ini yang pertama kalinya diadakan di Baturaja. Terima kasih Bapak Bupati OKU. Harapan kami agar kegiatan seperti ini terus digalakan,” hatap Hendri warga Baturaja.

Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Drs H Kuryana Azis mengatakan perlombaan ini baru pertama kali dilaksanakan di pusat Kota OKU yakni Baturaja.

“Ternyata animo warga sangat baik, bahkan setiap kecamatan yang ada di OKU bersedia mengirimkan warga-warga terbaiknya untuk ikut serta dalam kegiatan lomba perahu dayung yang pertama kali digelar secara besar ini. Bahkan panitia kelabakan dengan membeludaknya peserta jika tidak dibatasi,” kata Kuryana saat membuka lomba perahu dayung.

Kata Kuryana, bukan hanya untuk memeriahkan akhir tahun saja dirinya membuat kegiatan ini, tapi tujuannya untuk menyatukan OKU, dalam artian dalam 13 kecamatan ada banyak suku dan Kuryana menginginkan kerukunan antar suku akan terjalin dalam kegiatan tersebut.

“Jangan memandang hadiah, karena hadiahnya tidak seberapa yang terpenting tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk memupuk rasa kebersamaan. Sekalian juga untuk menyatukan seluruh suku yang ada di OKU mulai dari Ulu dan Ilir,” kata Kuryana

Dia juga menambahkan nantinya Kegiatan ini akan jadi anggenda tahunan kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

“Ini bukan ajang hura-hura tapi ini ajang dari rakyat untuk rakyat, mudah-mudahan semua berjalan lancar dan akan kita buat kegiatan ini jadi piala bergilir Bupati OKU. Kegiatan ini juga nantinya akan dievaluasi untuk rencana penyelengaraan kegiatan yang sama pada momen berikutnya,” katanya.

Editor: Sarono PS

Sumber: Tribhun

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *