Warga Menolak Pemasangan Pipa Minyak PT Medco, Dihentikan

SWARNANNEWS.CO.ID, Musi Banyuasin Pemasangan jalur pipa minyak milik PT Medco E&P Rimau, secara resmi dihentikan. Pasalnya, ratusan warga Desa Danau Cala Kecamatan Lais menolak dan memblokir jalur pipa sepanjang lebih kurang 4 kilometer yang sedang dibangun. Karena dinilai telah menimbulkan kerusakan.

Menurut Camat Kecamatan Lais Tazarni, S.STP, M.Si mengungkapkan bahwa, setelah dilakukan pengecekan lokasi bersama perwakilan warga, PT Medco E&P, TNI, Dinas Lingkungan Hidup, dan beberapa pihak lainnya, bahwa hari ini kita akan cek lokasi, bahwa untuk sementara kegiatan PT Medco E&P di Desa Danau Cala Lais, dihentikan.

“Kita hentikan dahulu untuk sementara, karena belum ada titik temu antara pihak-pihak yang berkepentingan,” jelas saat Rabu (31/1).

Dikatakannya nantinya akan dilaksanakan pertemuan kembali, tetapi waktu dan tempat nya belum bisa di tentukan karena akan di koordinasikan kembali. “Kita akan agendakan kembali nantinya,” pungkasnya.

Sebelumnya, perwakilan warga Danau Cala, Samsul Sehat menyampaikan bahwa pekerjaan yg saat ini di kerjakan oleh PT Medco E&P, melakukan pemindahan lokasi pipa tanpa izin.

“Kami minta pipa harus segera di pindahkan ke tempat yg lain, dan itu harga mati,” tegasnya, kemudian meminta untuk mengusut aktor di balik pekerjaan pemindahan pipa karena sebelumnya, pihak PT Medco E&P telah membuka lokasi lainya yang belum dilakukan ganti rugi.

“Ada lokasi lain yang sebelumnya dibuka, tetapi belum ada kejelasan. Selain itu Rintis dan sudah di kerjakan Sungai Renginang tidak boleh di tutup,” tegasnya.
Perwakilan dari warga lainnya, Agung,  mempertanyakan dasar pengalihan pipa tersebut. “Memindahkan pipa itu berdasarkan apa, peta proyek atau keinginan perusahaan saja. Karena apabila kegiatan tersebut tetap dilaksanakan maka akan menimbulkan persoalan,” tegasnya.

Menurutnya masyarakat butuh komitmen bukan janji-janji. Karena sudah empat ttahun yg lalu sudah ada janji tapi tidak terlaksana. “Empat tahun kami menunggu janji-janji manis, tetapi tidak ada realisasi. Sekarang ini, PT Medco, kembali merubah lokasi pipa,” ujarnya.
Sementara itu perwakilan DLH Muba, Alfin Lucky Saputra menyampaikan,  bahwa PT Medco E&P sudah melaporkan pemindahan jalur pipa, yang akan di kerjakan bergeser dari tempat yang semula, sehingga pihaknya menilai sudah mengikuti sesuai aturan.
“Mengenai legal atau tidaknya, pemindahan lokasi ini saya belum bisa memutuskan karena ada Pihak yang lebih berwenang,” pungkasnya.

Sementara itu, Humas PT Medco E&P, Refian Pragita mengatakn bahwa pihaknya datang untuk mencari penyelesaian. Sehingga bejanji tidak akan menyengsarakan masyarakat. “Aspirasi masyarakat di tampung akan dibahas dahulu untuk mengambil keputusan,” pungkasnya.

editor : Sarono ps

sumber : detiksumsel.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *