Atasi KLB di Asmat, Kepala BPH Migas Tinjau Ketersediaan BBM

SWARNANEWS.CO.ID , JAKARTA | Kejadian luar biasa mengenai penyakit campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat, Papua, harus segara diatasi. Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa sejak Senin kemarin hingga Kamis mendatang, meninjau langsung ketersediaan, distribusi, dan harga BBM di Kabupaten Asmat untuk meringankan beban masyarakat.

Dari hasil pengecekan langsung, kata Fanshurullah, di Kabupaten Asmat ada 10 penyalur eksisting BBM dan sudah berlaku BBM Satu Harga. Selain itu, tiga sub penyalur di dua distrik yang sudah beroperasi.

Untuk semakin memudahkan warga, Bupati Asmat rencananya akan membangun 16 sub penyalur dari 23 distrik yang ada di Kabupaten Asmat. “Kami sudah ketemu untuk sosialisasi pengawasan BBM 1 Harga dan sub penyalur bersama Bupati, Wakil Bupati, Kapolres, Dandim 1707, Ka SKPD, Hiswana Migas, dan lain-lain,” ujarnya dalam keterangan yang diterima wartawan di Jakarta, Selasa (30/1/2018).

Menurut Fanshurullah, di Kabupaten Asmat sendiri tidak ada motor pakai BBM jenis Premium. Karena motor yang ada di Asmat merupakan motor listrik, sesuai dengan Peraturan Bupati. Sedangkan yang memakai BBM Premium hanya kapal dan angkutan sungai. Untuk itu, Bupati Asmat, Elisa Kambu berharap Pertamina bisa membangun depot BBM di Kabupaten Asmat.

Editor: Sarono PS

Sumber: Sindonews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *