Atmosfer Toleransi Antaragama di Malaysia

SWARNANEWS.CO.ID,  MIRI |Malaysia memiliki atmosfir harmoni beragama seperti di antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta. Di Malaysia, tepatnya di Lutong, Miri, Serawak ada atmosfir serupa yakni di Masjid An Naim dan Good Shepherd Church.

Kedua tempat beribadah ini hanya berjarak 100 meter. Tempat ini menjadi saksi keharmonisan antar agama selama lebih dari 50 tahun. Setiap hari Jumat, parkiran gereja akan digunakan sebagai tempat parkir jamaah yang akan shalat Jumat.

Pada Ahad, parkiran masjid akan dibuka untuk tempat parkir jamaat yang akan ibadah mingguan. Tan Sri Lee Lam Thye dari 1Malaysia Foundation mengatakan berbagi tempat parkir ini sudah lumrah sejak 50 tahun lalu.

“Ini menunjukkan harmoni hubungan multirasial di Sarawak,” kata dia dilansir New Strait Times, Rabu (24/1). Atmosfer toleransi tersebut banyak mendapat pujian termasuk dari Perdana Menteri Najib Razak. Menurutnya, ini sebuah simbol kedamaian.

Tak hanya dalam kondisi sehari-hari, komunitas Muslim dan Kristiani dua tempat ibadah ini juga sering bekerja sama dalam momen-momen besar. Seperti saat bulan Ramadhan, juga Hari Natal.

Gereja membantu mempersiapkan makanan halal untuk komunitas Muslim. Komite masjid juga tidak jarang berbagi fasilitas dan peralatan apa pun dengan komunitas Kristiani. Mereka layaknya tetangga yang selalu akur.

“Sebagai seorang advokat untuk pemahaman antar agama dan persatuan, kondisi ini membuat saya bahagia,” kata Lam Thye. Ia sepakat, ini merupakan simbol persatuan yang sangat dibanggakan penduduk Miri dan Sarawak.

Lam Thye berharap ada masjid dan gereja juga tempat ibadah lain yang memiliki semangat sama untuk saling bergandengan. Lutong bisa jadi contoh dan batu loncatan agar membuat rakyat merasakan persatuan dan mempromosikan harmoni.

Editor: Sarono PS

Sumber: Republika

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *