Enam Tahun Nyaris Terisolir, Akhirnya Nikmati Jembatan Baru

SWARNANEWS.CO.ID, Sekayu | Ratusan masyarakat Desa Muara Rawas, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Muba akhirnya bisa bernafas legah. Pasalnya Selama enam tahun terakhir kesulitan untuk ke ibukota kecamatan. Karena jalan penghubung yang rusak, dan tidak adanya jembatan penghubung.

“Alhamdulillah sekarang kami bisa menikmati akes jalan dan jembatan, setelah enam tahun hampir terisolir,” kata salah satu toko masyarakat Sanga Desa H Arfan, saat dibincangi Rabu (31/1).

Menurutnya, selama ini warga setempat sangat kesulitan beraktifitas dengan kondisi jalan yang rusak dan tidak memiliki jembatan penghubung ke Desa Macang Sakti.

“Padahal disini merupakan jalan poros alternatif masyarakat untuk mencari uang, terus terang dengan selesainya pembangunan jembatan ini sangat meringankan beban kami warga setempat,” tambahnya.

Sementar itu Kepala Dinas PUPR Muba Herman Mayori saat dihubungi, menjelaskan pembangunan jembatan Muara Rawas sudah sejak 2012 lalu dimulai dan pada 2018 ini sudah bisa digunakan dan dilalui. “Jembatan ini menghubungkan beberapa desa dan bisa memperlancar akses warga sekitar,” katanya.

Dijelaskan Mayori, bahwa jembatan Muara Rawas memiliki panjang 320 meter dan lebar 7 meter. “Pembangunannya memakan waktu selama enam tahun dengan menelan biaya Rp114 Miliar,” papar Herman lebih lanjut.

Sebelumnya, Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin menegaskan pembangunan jembatan tersebut memang sudah menjadi PR Pemkab Muba untuk segera diselesaikan. “Ini sudah jadi tanggung jawab kami, Alhamdulillah saat ini pembangunannya telah selesai dan sudah bisa digunakan,” imbuh mantan Anggota DPR-RI ini.

Dodi menambahkan, pada 2019 mendatang persoalan jembatan penghubung antar desa dan jalan rusak akan dituntaskan. “Insya Allah 2019 semua tuntas seluruh pembangunan jembatan penghubung antar desa selesai dikerjakan dan akses semua jalan bisa mulus 100 persen,” pungkasnya.

editor : Sarono ps

sumber : detiksumsel.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *