Gara-gara Bilang ‘Berentilah Ribut Gek Kutembak Galo’, Yogi Bernasib Tragis

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG |Kepolisian Polda Sumatera Selatan menangkap empat tersangka kasus pembunuhan terhadap korban Yogi (30) warga Jalan Sapta Marga Kecamatan Kalidoni Palembang, Senin (8/1/2018). Yogi dihabisi di Diskotik Center Stage Navotel Palembang, Minggu (17/12/2017) lalu.

Mereka adalah Bambang Suherman alias Raka (25), warga Jalan Jaimeng Lorong Taipeng, Kelurahan Sei Pangeran yang ditangkap di Bengkulu. Lalu Gusti Prabowo (22), warga Jalan Puding Lorong Sehat nomor 4037 IT Palembang. Dermawan Rahmatullah alias Acil (22) warga Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Demang Lebar Daun Palembang. Dan Ferdiansyah (27) warga Tunas Harapan Lorong Mawar Kecamatan Sako Palembang yang diringkus di Pagaralam.

Kejadian ini bermula saat korban Yogi yang melihat keributan di parkiran CS, berniat melerai. Ternyata tegurannya membuat Raka dan Acil tersinggung.

“Dio gedor pintu terus ngomong dengan nada tinggi. Berentilah ribut gek kutembak galo,” ujar Raka.

Saat itu Raka dan teman-temannya naik pitam akibat ditegur oleh korban, langsung keluar dari mobil dan mencoba menggertak Yogi. “Kami pikir ado nian pistol, taunyo katek. Jadi kami kejer bae,” ujarnya.

Saat itu korban langsung dikejar oleh para tersangka ke dalam Center Stage. Korban yang tertangkap langsung dikeroyok dan dipukuli menggunakan tong sampah. Tidak puas, mereka menusuk korban dengan pisau sebanyak delapan lubang hingga korban tidak berdaya.

Dari kejadian ini pihak kepolisian sudah mengamankan empat orang beserta barang bukti sebilah pisau dapur yang digunakan untuk menusuk korban, baju korban dan mobil milik tersangka sebagai barang bukti.

“Kami masih mencari barang bukti lain, dua buah pisau dan dua tersangka lainnya yang masih buron,” ujar Kanit IV Jatanras, Kompol Zainudin, Selasa (9/1/2018).

Dari kejadian ini semua pelaku akan dikenakan pasal 170 ayat 1 KUHP dan 351 ayat 3 KUHP dengan maksimal penjara 12 tahun penjara.

Saat ditanya mengenai masih seringnya terjadi keributan di tempat hiburan malam, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain mengatakan pihaknya tentu akan terus mengawasi secara ketat baik hiburan malam, mal, dan tempat keramaian lainnya.

Editor: Sarono PS

Sumber” Tribhun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar

  1. My programmer is trying to persuade me to move to .net from PHP. I have always disliked the idea because of the expenses. But he’s tryiong none the less. I’ve been using Movable-type on a variety of websites for about a year and am anxious about switching to another platform. I have heard excellent things about blogengine.net. Is there a way I can transfer all my wordpress content into it? Any kind of help would be really appreciated!

  2. I have been surfing online more than three hours lately, yet I never found any fascinating article like yours. It’s lovely value enough for me. Personally, if all webmasters and bloggers made good content as you did, the internet shall be much more useful than ever before.

  3. Today, I went to the beach with my kids. I found a sea shell and gave it to my 4 year old daughter and said “You can hear the ocean if you put this to your ear.” She put the shell to her ear and screamed. There was a hermit crab inside and it pinched her ear. She never wants to go back! LoL I know this is completely off topic but I had to tell someone!

  4. I am curious to find out what blog system you happen to be working with? I’m experiencing some minor security problems with my latest website and I would like to find something more risk-free. Do you have any solutions?

  5. Крупный учебный и научно-исследовательский центр Республики Беларусь. Высшее образование в сфере гуманитарных и естественных наук на 12 факультетах по 35 специальностям первой ступени образования и 22 специальностям второй, 69 специализациям.