Gubernur Sumsel melihat korban runtuhan lantai BEI

SWARNANEWS.CO.ID. PALEMBANG |Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengunjungi mahasiswa Universitas Bina Darma Palembang yang tertimpa reruntuhan selasar di Tower 3 Gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta.

Setelah mendengar adanya kabar runtuhnya selasar lantai gedung BEI gubernur menyempatkan diri untuk melihat langsung para korban, kata gubernur berdasarkan rilis yang diterima di Palembang, Selasa.

Lebih lanjut dia mengatakan, bahkan guna memastikan kondisi puluhan korban dan juga memastikan penanganan berjalan baik, pelopor berobat gratis itu langsung mendatangi 18 korban yang tengah dirawat di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi yang berada di Jalan Garnisun Dalam Kav 2-3, Karet Semanggi, Jakarta Selatan.

Satu per satu korban yang tengah dirawat di ruang inap lantai 30 tersebut dihampiri Gubernur Alex. Di sana, Alex langsung menanyakan kabar para korban dan juga berbincang-bincang bersama keluarga korban.

Namun, tidak hanya sampai di sana, mantan Bupati Musi Banyuasin dua periode ini terus menjenguk ke Rumah Sakit Jakarta yang lokasinya tak jauh dari MRCCC Siloam Hospitals Semanggi untuk mengecek 17 korban lainnya yang dirawat di rumah sakit tersebut.

Gubernur juga melanjutkan peninjauan ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr Mintohardjo yang berlokasi di Jalan Bendungan Hilir, Jakarta. Di sini, sebanyak 16 korban disambangi pelopor sekolah gratis itu.

Gubernur bersyukur semuanya sudah dalam kondisi sadar bahkan dirinya juga sempat ngobrol malahan tadi ada yang lebih segar daripada keluarga yang menjaganya.

Menurut gubernur, memang untuk kondisi persisnya, tiap korban berbeda-beda seperti saja, ada korban yang mengalami luka,  patah tulang di bagian tangan, di pinggang dan paha, serta lainnya.

Yang jelas sejauh ini kondisi seluruh korban sudah lebih baik dari sebelumnya.

Selain itu kehadiran dirinya untuk melihat langsung para korban sekaligus memberikan dukungan moril kepada para korban.

Gubernur juga berpesan kepada para orang tua korban untuk bersabar dan tidak perlu memikirkan masalah biaya pengobatan.

Masalah biaya ditanggung BEI dan bisa juga Universitas Bina Darma.

Namun, bila tidak sanggup lagi Pemerintah Provinsi Sumsel siap membantu.

Oleh karena itu serahkan semua pada dokter dan jangan melakukan alternatif lain, tambah dia.

Editor: Sarono PS

Sumber: Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 komentar

  1. Unquestionably believe that which you stated. Your favorite justification appeared to be on the internet the simplest thing to be aware of. I say to you, I definitely get irked while people consider worries that they plainly do not know about. You managed to hit the nail upon the top as well as defined out the whole thing without having side effect , people can take a signal. Will likely be back to get more. Thanks

  2. One of the leading academic and scientific-research centers of the Belarus. There are 12 Faculties at the University, 2 scientific and research institutes. Higher education in 35 specialities of the 1st degree of education and 22 specialities.