Memasuki Bulan Februari Hati-Hati Daerah di Sumsel Curah Hujan Tinggi

SWARNANEWS.CO.ID, Palembang | Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kelas I Palembang mengeluarkan, prakiraan hujan bulan Maret hingga April 2018.

Pada bulan Februari hingga April 2018, BMKG memprakirakan secara umum (ENSO) El Niño–Southern Oscillation.

El Niño–Southern Oscillation (ENSO) adalah gejala penyimpangan (anomali) pada suhu permukaan Samudra Pasifik di pantai Barat Ekuador dan Peru yang lebih tinggi daripada rata-rata normalnya.

 Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Palembang, Nusa Putrantijo dalam keterangan tertulisnya menerangkan, berada pada kondisi La Nina lemah dan Indeks Dipole Mode normal, sementara suhu muka  laut di wilayah perairan Indonesia diprediksi mendingin pada Februari dan akan meluruh ke netral dan anomali negatif pada Maret hingga Juni.

“Aliran massa udara di wilayah Sumatera
Selatan didominasi angin baratan,”tulisnya, Kamis  (1/2/2018)

Berdasarkan pertimbangan tersebut, pada Februari 2018 wilayah Sumatera Selatan pada umumnya diprakirakan mengalami curah hujan menengah
antara 150 hingga 300 milimeter dengan sifat hujan pada umumnya normal.

Curah hujan tinggi antara 300 hingga 400 milimeter diprakirakan terjadi di OKU Selatan.

Bulan Maret 2018, sebagian besar wilayah Sumatera Selatan diprakirakan mengalami curah hujan menengah antara 200 hingga 300 milimeter dengan sifat hujan pada umumnya
normal.

Curah hujan tinggi antara 300 hingga 400 milimeter diprakirakan terjadi di wilayah Banyuasin bagian utara, Musi Rawas Utara bagian barat, Musi Rawas bagian barat, Lubuk Linggau, Lahat bagian selatan, Pagar Alam, Muara Enim bagian selatan, OKU bagian selatan,
OKU Selatan, sebagian besar OKU Timur dan OKI bagian selatan.

Sedangkan pada Bulan April 2018, seluruh wilayah Sumatera Selatan diprakirakan mengalami curah
hujan menengah antara 200 hingga 300 milimeter dengan sifat hujan bawah normal hingga .

“ENSO merupakan fenomena global dari anomali suhu muka laut di daerah Ekuator Pasifik Tengah. Apabila suhu permukaan laut di daerah tersebut hangat atau anomali suhu muka laut positif (lebih panas dari rata-ratanya) dikenal dengan
nama El Nino,”katanya.

editor : Sarono ps

sumber : sripoku.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *