Kampanye Rapat Umum Setiap Paslon Cuma Satu Kali

SWARNANEWS.CO.ID, Pangkalan Balai | Masa Kampanye Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin akan berlangsung 15 Februari – 23 Juni 2018. Rapat umum atau kampanye akbar setiap paslon hanya dibatasi satu kali, selebihnya hanya pertemuan terbatas, tatap muka, penyebaran bahan kampanye, dan pemasangan alat peraga ditempat yang telah ditentukan KPU Banyuasin.

Hal ini disampaikan Komisioner KPU Banyuasin Salinan S.Sos.Msi dalam
rapat Koordinasi Persiapan Kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin serta Gubernur tahun 2018 diaula KPU Banyuasin Jl Thalib Wali Pangkalan Balai, Senin (05/02).

Berdasarkan pedoman teknis Jelas Salinan, kampanye dibagi dua, kampanye yang difasilitasi oleh KPU, dan kampanye yang dilaksanakan Paslon bersama parpol atau gabungan parpol pengusung.

Kampanye yang dilakukan paslon, bisa
Pertemuan terbatas, tatap muka, penyebaran bahan kampanye, dan pemasangan alat peraga. Sedangkan rapat umum dijadwalkan hanya satu kali untuk satu pasangan calon.

” Pendanaan  kampanye menjadi tanggungjawab calon atau parpol. Namun beberapa kegiatan kampanye yang difasilitasi KPU pendanaannya dari Hibah Pemkab Banyuasin, “jelasnya.

Kampanye yang di fasilitasi KPU, terang Salinan, Debat Publik sebanyak dua kali, dan sesuai aturan paling banyak 3 kali. Debat ini akan disiarkan secara Live di Stasiun Televisi. Lalu, Penyebaran bahan kampanye berupa gambar dan stiker, bisa diperbanyak oleh Paslon paling banyak 100 persen dari jumlah yang dicetak KPU.

Kemudian, Pasangan alat peraga kampanye baliho dan sebagainya.jumlah dan ukurannya sudah disiapkan KPU, namun paslon atau tim boleh perbanyak 150 persen.  “Iklan di media cetak dan TV difasilitasi oleh KPU,  Paslon tidak boleh pasang namun desain iklan oleh Paslon, dimana tayangan iklan paslon di TV hanya 14 hari sebelum masa tenang dan durasinya sama, “terangnya.

Terkait Tim kampanye lanjut Salinan,  dapat ganti satu hari sebelum kampanye dimulai dengan cara mengisi formulir B6 KWK. ” Paling lambat 14 Februari kalau mau melalukan penambahan  tim kampanye. Kalau tidak didaftarkan itu salah aturan dan tim kampanye yang tidak daftar tidak boleh berorasi dalam kampanye paslon, “tegasnya seraya menyebut bahwa relawan, organisasi atau ormas yang ditunjuk untuk kampanye juga mesti didaftarkan.

Lima Zona Kampanye

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banyuasin sudah menyusun jadwal kampanye Paslon Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin yang akan dimulai 15 Februari – 23 Juni. Dalam kampanye nanti, KPU sudah membagi lima zona kampanye.

Lima zona kamapnye ini, terang Salinan, Zona I, Kecamatan Talang Kelapa, Tanjung Lago dan Sembawa, Zona II Kecamatan Banyuasin II, Muara Telang dan Sumber Marga Telang, Zona III, Kecamatan Muara Padang,  Air Saleh, Makartijaya, dan Muara Sugihan.

Selanjutnya, Zona IV Kecamatan Banyuasin I, Rambutan dan Air Kumbang. Dan Zona V Kecamatan Banyuasin III, Rantau Bayur, Suak Tapeh, Betung, Pulau Rimau dan Tungkal Ilir.

“Masing-masing calon dapat waktu 4 hari untuk kampanye disetiap zona dengan kampanye rapat umum cuma sekali untuk setiap paslon yakni Februari, 22 Maret, 9 April, 24 April dan 19 Mei, “katanya.

Debat publik kata Salinan dilaksanakan pada 18 April dan 14 Mei dengan masa tenang  24-26 Juni. “Khusus iklan media yang difasilitasi KPU, hanya berlangsung 14 hari 10-23 Juni, ini kiranya menjadi pedoman teman-teman media, “katanya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Banyuasin Iswadi menegaskan bahwa pihaknya akan melalukan pengawasan secara menyeluruh dengan adil sesuai dengan aturan yang ada dalam pelaksanaan kampanye ini.

“Jika terjadi pelanggaran, maka akan di proses dan ditindak sesuai dengan kewenangan Panwaslu, termasuk akan berkoordonasi dengan Gakkumdu yang didalamnya ada Polres dan Kejari Banyuasin, “katanya.

Tim kampanye terang Iswadi harus terdaftar, jika pada saat kampanye ada tokoh atau jurkam yang tidak terdaftar maka itu bisa di hentikan karena telah terjadi pelanggaran. Begitu juga kampanye melalui Media sosial harus terdaftar di KPU.

” Panwaslu juga akan awasi pelanggaran isi alat peraga,sumber dana kampanye, hingga iklan media sesuai dengan larangan kampanye pasal 69 UU Nomor 10 tahun 2016, “tandasnya.

Hadir dalam Rakor ini, Kabag Ops Polres Banyuasin Kompol Harris Batara, SIK, : Kepala BPBD dan Kesbangpol Indra Hadi dan tim pemenangan dan tim penghubung lima Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin

editor : Sarono ps
sumber : detiksumsel.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *