PT Bukit Asam Serahkan Tugu Ikan Belido

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk  kembali menyerahkan Tugu Iwak Belido atau Ikan Belido kini menjadi tugu  yang usai dibangun dan diserahkan ke Pemerintah  Kota Palembang, Minggu (11/02/2018). Tugu iwak Belido kini  terletak di kawasan Benteng Kuto Besak Palembang.

Tugu Belido sendiri dibangun oleh PT Bukit Asam melalui dana Coorporate Social Responsibility (CSR). Tugu yang diberi nama Tugu Belido Bukit Asam tersebut secara resmi diserahkan langsung oleh Direktur Utama PTBA, Arviyan Arifin kepada Walikota Palembang, Harnojoyo, bertempat di Pelataran Benteng Kuto Besak  (BKB) Palembang.

Selain itu, dilakukan penandatanganan prasasti oleh Direktur Utama PTBA, Arviyan Arifin dan Walikota Palembang, Harnojoyo sebagai tanda bahwa Tugu Belide Bukit Asam menjadi ikon baru Kota Palembang.

“Kita berharap dengan dibangunnya Tugu Belido Bukit Asam dapat meningkatkan objek wisata Palembang yang sejalan dengan Program Pembangunan Development Musi Riverside Tourism,” tutur Direktur Utama PTBA, Arviyan Arifin melalui Sekretaris Perusahaan PTBA, Suherman.

Suherman menerangkan, Tugu Belido Bukit Asam memiliki tinggi sembilan meter dengan panjang patung ikan mencapai 12 meter dan tinggi sekitar enam meter.

Patung ikan yang terbuat dari tembaga dengan tebal 1,2 mm dan dilapisi perak ini memiliki berat mencapai tiga ton. Menghadap ke Sungai Musi, Tugu Belido Bukit Asam dapat mengeluarkan air mancur melalui mulutnya.

“Pembangunan tugu inj dimulai sejak November 2016 lalu. Alhamdulillah pada September 2017 selesai dibangun. Pembangunan Tugu Belido Bukit Asam ini menggunakan dana CSR PTBA sebagai wujud komitmen PTBA untuk ikut serta dalam membangun Palembang,” terangnya.

Ikan Belido sendiri, jelas Suherman, dipilih untuk dijadikan tugu karena ikan ini merupakan fauna asli khas Palembang yang hidup di Sungai Musi dan hampir punah keberadaannya.

“Sementara itu, pemilihan Benteng Kuto Besak sebagai tempat dibangunnya Tugu Belido ini. Karena Benteng Kuto Besak merupakan salah satu pusat keramaian yang diminati oleh masyarakat, wisatawan, serta tempat diselenggarakannya berbagai kegiatan,” jelas Suherman.

Teks: Edward

Editor: Sarono PS

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *