Kabupaten OKU Hentikan Penerbitan Izin HO

SWARNANEWS.CO.ID, Baturaja | Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan menghentikan penerbitan izin gangguan “hinder ordonantie” atau HO terhitung sejak September 2017.

“Terhitung sejak September 2027, izin gangguan (HO) sudah dihapuskan sesuai kebijakan pemerintah pusat,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Ogan Komering Ulu (OKU), Gunawan Somad di Baturaja, Kamis.

Menindaklanjuti Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri)? Nomor 19 tahun 2017 terkait penghapusan izin tersebut, pemerintah daerah setempat pada September 2017 mengeluarkan surat edaran Bupati OKU Nomor 500/3231/SJ, tentang penghentian penerbitan izin gangguan dan pungutan retribusi izin gangguan.

Setelah penerbitan surat edaran bupati tersebut, otomatis pihaknya sudah tidak lagi mengeluarkan izin gangguan HO.

“Dalam artian izin HO ini sudah dihapuskan sesuai instruksi dari perintah pusat. Kami hanya menurut saja walaupun sebenarnya tidak setuju dihapuskan izin tersebut,” kata dia.

Sebab, penerbitan izin HO dirasakan amat penting mengingat perizinan ini dikeluarkan untuk mencegah jangan sampai terjadi komplain pihak tertentu atau masyarakat atas dibukanya suatu kegiatan usaha.

“Terus terang jika terjadi persoalan demikian kami sendiri tidak tahu bagaimana mengatasinya. Karena izin HO sudah tidak diperlukan lagi,” katanya.

Penghapusan izin HO ini karena menurut penjelasan pemerintah pusat dikhawatirkan akan menghambat investasi di daerah.

Padahal lanjut dia, dengan penghentian penerbitan izin HO ini artinya juga mengurangi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi penerbitan perizinan tersebut.

“Yang jelas pusat lebih tahu efisiensi atau tidaknya, karena sudah pasti ada kajian terlebih dahulu sebelum dihapuskan,”?ungkapnya.

Dengan penghapusan penerbitan izin HO, saat ini pihaknya hanya menerbitkan sebanyak 17 penerbitan perizinan.

editor : Sarono ps

sumber : antaranews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *