Akibat Rem Blong, Siswa SMP N 1 Jejawi Mendapat 10 Jahitan di Kaki Kirinya

SWARNANEWS.CO.ID, Jejawi Siswa kelas 7 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri  1 Jejawi  Iqbal (13) mengalami sepuluh jaitan pada kaki kirinya saat berangkat ke sekolah, mobil fanter  ia tumpangi  yang biasa antar jemput  anak sekolah alami rem blong ketika hendak hindari truk di kawasan Desa Batun Baru.

Menurut keterangan Apin (13) teman korban  posisi mobil fanter yang ditunpangi  para siswa berada di depan  mobil  truk namun pada saat bersama korban melihat teman-temannya yang sudah masuk mobil semua ia pun langsung menyusul masuk dari pintu belakang hanya pintu mobil yang belum sempai tertutup mobil pun mundur seketika mengenai truk yang di belakang .

Ditambahkannya  korbanpun  terjepit anatara mobil fanter dan truk mendengar suara korban semua temannya berusaha menolong namun apa yang hendak dikata dara segarpun muncrat keluar dari bawah lututnya   korban jatuh  tekapar di Jalan langsung dilarikan oleh pengendara  motor  yang melintas ke petugas kesehatan  yang terdekat .

Menurut HJ Mai nenek korban,  setelah mendapat pertolongan petama  keadaan korbanpun  mengalami 10 jaitan yang cukup para, “ sekarang tidak hanya kaki kirinya saja yang mendapakan jaitan pada kaki sebelah kanan juga bengkak, entah sampai kapan korban bisa sekolah kembali, “ ujarnya.

Sampai berita ini di turunkan pihak sopir mobil fanter  pak Gum (40) sedang melakukan mediasi  dengan keluarga korban  dan berusaha mengobati, “ Ia benar-benar tidak tau kalau Rem mobil saat ini blong,” tuturnya.

Dalam waktu yang hampir bersamaan salah seorang  guru SMK N 1 Jejawi  Yeyen (23) juga terjatuh  dari dalam mobil bis ketika hendak menghikndari  truk pengangkut tanah timbunan TOL, korban terpental dan kepala membentur aspal  sampai sore ini korban belum sadarkan diri  langsung dilarikan ke RS Muhamadiyah Palembang.

Menurut salah satu warga yang tidak mau menyebutkan  jati dirinyan, hari ini sudah dua orang  yang mengalami kecelakaan , hal ini terjadi karena  sempitnya jalan ditambah lagi dengan beberapa ruas jalan yang mengalami rusak para.

teks : Damiran

editor : Sarono ps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *