Gedung Masih Numpang SMP N. 8 Berharap Punya Gedung Sendiri

SWARNANEWS.CO.ID, Pali Sejak  berdiri Juli 2015 yang lalu, namun  Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 8, Desa Suka Damai ini yang terletak tidak jauh dari Kota Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir,(PALI) masih saja menumpang di Sekolah Dasar Negeri 34, Desa Suka Damai Kecamatan Talang ubi, Kabupaten PALI

Namun masih banyak sekali kekurangan,bahkan terkendala dalam belajar mengajar di SMP tersebut,  tetap berjalan sesuai kalender pendidikan, saat ini sekolah tersebut sudah memiliki tiga Kelas yakni kelas Tujuah berjumlah 26 siswa, kelas Delapa berjumlah 20 siswa,  dan kelas Sembilan beejumlah 17 siswa, dan sekolah ini mempunyai 12 tenaga guru pengajar serta staf tata usaha,”kata Wagiyo saat di sambangi di ruang kerjanya,  Kamis (22/02/2018).

Wagiyo menuturkan, bahwa  hal itu memang benar adanya keluhan dari sejumlah guru-guru yang mengajar di sekolah tersebut dan Smp negeri 8 sangat membutuhkan gedung sekolah sendiri.

Seperti yang dikatakannya bahwa sudah beberapa kali mengajukan proposal permohonan tentang bantuan gedung,  baik secara lisan maupun berbentuk proposal ke Dinas Pendidikan Kabupaten PALI,  dan proposal yang terakhir diajukan pada Oktober 2017 yang lalu, untuk meminta bantuan gedung sekolah, terutama adalah tiga ruang belajar, satu ruang guru dan wc), mengingat pada masa penerimaan siswa baru nanti dapat dipastikan sekolah ini kekurangan  ruang belajar, tetapi sampai hari ini masih belum ada tanda – tanda akan terealisasi,”keluhannya.

Sedangkan sambungnya, lahannya sudah ada, dan sudah lama disiapkan oleh Pemerintah setempat, lahan tersebut terletak di Dusun 3 Tanjung baru yang berjarak tidak jauh dari sekolah yang kami tumpangi saat ini.

Tentunya menjadi pikiran dari akibat ruangan belajar yang masih menumpang ini, maka dari itu kami berharap sekali dengan pemerintah daerah melalui dinas pendidikan dapat mencari solusi agar terealisasi anggaran pembangunan gedung sekolah agar aktivitas bisa berjalan lancar,”ujarnya.

Sementara itu Hardi salah satu guru pengajar di SMP Negeri 8, juga menerangkan ” saat ini kebutuhan sangat mendesak yaitu gedung sekolah, ini merupakan hal penting dalam menunjang keberhasilan proses belajar mengajar disekolah.

” Apa lagi untuk tahun 2019 Dinas Pendidikan akan menerapkan program K13 yaitu program penambahan jam belajar siswa,  sehingga siswa SD baru selesai belajar jam 13:00, dengan sistem bergantian  ini artinya jam belajar di SMP Negeri 8 akan tambah berkurang,”kata Hardi kepada Swarnanews. co. id Kamis (22/02/2018).

Lanjutnya,  waktu yang paling baik untuk belajar mengajar adalah pagi hari. Hal ini tidak mangkin karena waktu belajar siswa SMP,  menunggu siang hari saat siswa SD sudah pulang”.

” Disini 90% tenaga pengajar di sekolahnya,  berasal dari Kelurahan Talang Ubi, jadi jika harus pulang sekolah jam 18:00 WIB artinya para guru akan tiba dirumah masing-masing jam 19:30, karena letak sekolah yang jauh serta jalan menuju sekolah masih rusak parah,”paparnya.

Masyarakat Desa Suka Damai dan siswa SMP Negeri 8, sangat mengharapkan bantuan Pemerintah Kabupaten Pali, agar pembangunan gedung sekolah yang baru segera terrealisasi, sehingga siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman.

” Pihak sekolah beserta masyarakat setempat akan terus memperjuangkan kepentingan sekolahnya hingga mandapatkan bantuan gedung yang layak bagi siswa dan guru di SMP Negeri 8″, pungkasnya.

teks : DM

editor : Sarono ps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *