Pencairan Dana Sertifikasi Guru di Lahat Kembali Tertunda

SWARNANEWS.CO.ID , LAHAT |Pembayaran sertifikasi dengan total Rp 15 miliar, yang dijanjikan cair akhir bulan ini, dipastikan kembali tertunda. Situasi ini nampaknya jelas akan membuat guru di Kabupaten Lahat, kian menjadi galau.

“Kita belum bisa apa-apa, masih nunggu tandatangan Kepala Badan Keuangan, (Haryanto, red),” terang Sekretaris Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Lahat, Niel Aldrin, Kamis (1/2).

Bukan hanya dana sertifikasi, dana yang sempat tertunda pembayarannya tahun lalu, ikut tertunda juga. Seperti Penghasilan tetap (Siltap) desa triwulan ketiga dan keempat tahun 2017, Dana Alokasi Dasar (DAD) triwulan tiga dan empat tahun 2017.

Selain itu, ada dana bagi hasil pajak untuk desa tahun 2017, dana Pilkada tahun 2017, Jaminan Sosial Kesehatan (Jamsoskes), dan dana untuk pihak ketiga (Kontraktor, red).

“Tapi tidak dibayar sekaligus, melainkan bertahap sesuai prioritas dari Pak Bupati,” ujar Niel Aldrin.

Berdasarkan prioritas yang telah digariskan Bupati Lahat, H. Aswari Riva’i, realisasi pertama yang akan dibayarkan adalah dana sertifikasi guru. Kemudian untuk operasional desa. Terakhir, baru dana untuk pihak ketiga.

“Pembayarannya mungkin akan berlangsung sampai bulan April nanti,” ucapnya.

Editor: Sarono PS

Sumber: Detiksumsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 komentar