Pencurian Besi Tower SUTET di Sekayu Akibatkan Tower Ambruk, Pelaku Ditembak Polisi

SWARNANEWS.CO.ID, SekayuDeni bin Yakub tak dapat berkutik saat jajaran Sat Reskrim Polres Muba berhasil menangkapnya di kediamannya Desa Lumpatan II Kecamatan Sekayu pada Minggu (4/2/18).

Penangkapan pelaku Deni terjadi sekitar pukul 02.00 WIB atas kasus pencurian siku tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTET) milik PT PLN yang berada di Desa Lumpatan II Kecamatan Sekayu.

Sebelumnya, petugas sudah terlebih dahulu menangkap sang penadah yakni Ratna Dewi, warga Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu, sekitar pukul 22.00 WIB pada Sabtu (3/2) lalu.

Terbongkarnya kasus pencurian ini berawal dari penyelidikan yang dilakukan terhadap peristiwa ambruknya tower SUTET di Desa Lumpatan sekitar pukul 21.00 WIB pada Jumat (2/2/18) lalu.Berdasarkan hasil penyelidikan, pihak polisi menemukan ada beberapa bagian besi di siku tower yang hilang akibat dicuri.

Sehingga tower SUTET menjadi ambruk lantaran tidak kuat menahan beban. Atas dasar itulah petugas langsung menelusuri keberadaan besi-besi yang dicuri tersebut.

Kapolres Muba AKBP Rahmat Hakim, melalui Kasat Reskrim AKP Kemas Muhammad Syawaluddin mengatakan, setelah ditelusuri ternyata besi-besi tower SUTET berada di penampungan rongsokan jalan Sekayu-Teladan.

Dari hasil pemeriksaan besi-besi tersebut berasal dari pelaku Deni.

“Saat dilakukan pengecekan di lokasi penampungan, ternyata benar besi-besi tersebut milik PT PLN yang hilang karena dilihat dari nomor pada tiap-tiap besi,” ujarnya Minggu (4/2/18).

Ia menambahkan, pelaku Deni sudah tiga kali menjual besi dimana yang pertama pada Senin (29/1) lalu seberat 400 Kg Lalu kedua pada Rabu (31/1) seberat 400 Kg, dan ketiga pada Sabtu (3/2) seberat 300 Kg.

pada sang penada.

“Dari info tersebut, anggota langsung bergerak melakukan penangkapan terhadap pelaku. Apalagi pelaku mencuri bersama dengan tiga orang temannya, dan saat ini masih dalam pengejaran,” tegasnya.

Adapun modus atau cara pelaku melakukan pencurian yakni dengan cara pelaku memotong baut besi plat member tower dengan menggunakan gerinda dan total besi yang hilang milik korban dari peristiwa tersebut sebanyak 150 batang besi member tower dengan jumlah total kerugian Rp 2 Miliar.

“Pelaku dan penadah sudah diamankan, beserta barang bukti berupa satu unit timbangan duduk, empat buah  timbangan dan 305 potongan besi siku. Kita kenakan Pasal 363 KUHP,” ungkapnya.

Sementara, Deni mengakui semua perbuatan yang telah dilakukannya bersama teman-temannya. Perbuatan yang dilakuknnya semata-mata untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Ya, pak saya bersama teman yang melakukan penggesekan dan pemotongan besi SUTET. Uang dari hasil pencurian digunakan untuk keperluan sehari-hari dan berfoya-foya,” ujarnya singkat.

editor : Sarono ps

sumber : sripoku.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *