Sungai Lematang Menyusut, PDAM Lahat Kehilangan Air

SWARNANEWS.CO.ID, Lahat Direktur Perusahaan daerah air minum (PDAM) Tirta Lematang Lahat, Hermidi SH menuturkan, pengadaan air baku dari instalasi pengolahan air (IPA) 1, sudah tidak memungkinkan lagi. Hal ini dikerenakan debit air yang mengalir ke intek 1, yang berlokasi di Kelurahan Pasar Bawah sudah sedikit.

“Karena berlapis napal, jadi area intek 1 tidak bisa didalami lagi. Imbasnya jam pengaliran air ke RSUD Lahat dan Kelurahan Pasar Bawah terpaksa dialihkan ” terang Hermidi, Senin (5/2).

Ditambahkannya, agar tetap dapat mengalirih air ke dua area itu, pihaknya terpaksa mengalihkan ke IPA 4 di Kelurahan Gunung Gajah. Dengan mengubah jam penyaluran. Jika selama ini air disalurkan pukul 07.00 wib, menjadi pukul 14.00 wib, selama empat jam penyaluran.

“Besar kemungkinan tidak akan kita operasikan lagi. Akibatnya kita kehilangan air sebanyak 20 liter perdetik, yang dihasilkan dari intek 1,” katanya.

Ditanya solusi terbaik dari persoalan itu, Hermidi menjelaskan pihaknya harus membeli mesin penyedot baru yang bisa diletakkan ditengah Sungai Lematang. Pihaknya masih merumuskan bagaimana memodifikasi penambahan pipa, dan pengamanan mesin. Mengingat Sungai Lematang dipenuhi bebatuan, dengan arus yang deras.

“Selain butuh biaya besar, juga punya resiko tinggi. Sementara kita alihkan dulu ke IPA 4. Untuk permasalahan itu, air tetap dialirka ke masyarakat, waktunya saja yang berubah,” tutur Hermidi.

editor : Sarono ps

sumber : detiksumsel.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *