KPUD OKI Rakor Bersama Paslon

SWARNANEWS.CO.ID, Kayuagung | Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) OKI kembali melangsungkan rapat koordinasi (rakor) bersama dengan tiga tim pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati OKI membahas perihal evaluasi pelaksanaan kampanye.

Rakor yang dilangsungkan di ruang Sekretariat KPUD OKI, Rabu (28/2) sore juga diikuti Panwaslu OKI, Polres OKI dan Kodim 0402 OKI/OI.

Ketua KPUD OKI Dedi Irawan, S.Ip., M.Si menjelaskan bahwa rakor dan evaluasi pelaksanaan kampanye dianggap penting agar ada kesepahaman dan tidak melakukan pelanggaran ketika kampanye dilapangan.

“Selain kampanye rapat umum, kampanye malam dibatasi yang berakhir sampai pukul 22.00WIB,” kata Dedi.

Begitu pula perihal masalah baliho bupati, kata Dedi, harus dibedakan antara baliho pemerintah dengan paslon. Dia mengilustrasikan seperti baliho bupati dengan camat, pihaknya tidak ada mentolerir dan baliho yang dipasang itu akan langsung dilepaskan.

“Baliho program pemerintah harus memuat gambar bupati dan wakil bupati. Begitu juga jika baliho bupati dengan stempel lanjutkan tidak diperkenankan. Kami tentunya akan merwkomendasikan panwas untuk menindaknya,” jelasnya.

Begitupun untuk nama-nama juru kampanye juga harus jelas. Jika ada perubahan tentu tim paslon segera mengoreksinya.

“Ya, kalau tidak ada dalam daftar, maka itu illegal dan pihak kepolisian dapat menindaknya,” ucapnya.

Sementara itu, Kasat Intel AKP Yusuf Solehat didampingi Kanit Politik Ipda Sudiarto menambahkan ketika ada pelanggaran, maka pihaknya akan mengkoordinasikannya dengan Panwaslu OKI.

“Jika tidak mengindahkan, maka jangan coba-coba, pasti akan kami tindak,” ucapnya.

editor : Sarono ps

sumber : detiksumsel.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *