BPH Migas Minta Badan Usaha Bangun Kios BBM di Jalur Mudik

JAKARTA, SWARNANEWS.CO.ID, |Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) meminta badan usaha niaga membangun kios Bahan Bakar Minyak (BBM) di jalur mudik selama Ramadan dan Lebaran. Ini karena beberapa titik di jalur mudik belum tersedia Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa mengatakan badan usaha seperti Pertamina, Shell, PT Total Oil Indonesia, PT AKR Corporindo dan PT Vivo Energy Indonesia bisa membangun kios di tol atau pun non-tol. Apalagi beberapa tol di Jawa belum ada SPBU.

Salah satu tol yang bisa dibangun kios karena belum ada SPBU adalah Cipali. “Tol Cipali ada rest area yang belum ada SPBU. Shell dan Total bisa memberitahu pemudik kalau di situ ada produk nonsubsidi. Anggap aja 2,5% zakat,” kata Fanshurullah di Jakarta, Jumat (25/5).

Untuk menindaklanjuti imbauan tersebut, BPH Migas akan membuat surat kepada masing-masing badan usaha. Jadi setiap perusahaan akan mendapat jatah kios BBM yang perlu dibangun pada ruas arus mudik dan bali. Targetnya kios yang bisa terbangun minimal 10 kios BBM.

Menurut Fanshurullah ada badan usaha yang sudah menyatakan komitmen membangun kios di jalur mudik yakni AKR Corporindo. Mereka akan membangun kios BBM di sejumlah titik yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur sebanyak 10 titik.

Pembangunan kios BBM juga akan membantu Shell, AKR, Total dan Vivo memperkenalkan produk-produk BBM nonsubsidi mereka ke masyarakat. Sehingga masyarakat bisa memahami produk selain Pertamina.

Selain itu, masa mudik memiliki potensi penjualan yang tinggi. BPH Migas mencatat volume kendaraan yang melalui tol di Jawa  saat mudik akan mencapai 485.424 kendaraan. Kemudian saat arus balik aka nada 493.558 kendaraan.

Sumber:Katadata

Editor: Sarono PS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *