BPPT Mulai Lakukan Tahapan Modifikasi Cuaca

SWARNANEWS.CO.ID, INDRALAYA | Untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla),  Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dalam waktu dekat akan melakukan upaya pemanfaatan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Mengingat berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), saat ini musim kemarau mulai melanda wilayah Sumsel dan dikhawatirkan akan terjadi kebakaran lahan diwilayah-wilayah yang rawan seperti di Kabupaten OI, OKI, Muba, Musirawas, Pali dan Kabupaten Banyuasin.

“Tahapan penerapan teknologi modifikasi cuaca di wilayah Sumsel, sudah kita lakukan mulai hari ini, Poskonya berada di Lapangan Udara (Lanud) TNI-AU Palembang,” ujar Kepala BB-TMC Tri Handoko Seto disela-sela menghadiri kegiatan apel kesiapsiagaan personil dan peralatan karhutla,  berlangsung, Rabu pagi (16/5/18) di lapangan Desa Palemraya Indralaya Utara.

Tambahnya,  penerapan teknologi modifikasi cuaca untuk pencegahan karhutla ini, dulunya merupakan hujan buatan. Namun kali ini, cara penerapannya yakni bagaimana memodifikasi awan-awan yang ada untuk dihujankan dengan menggunakan pesawat terbang jenis Cassa 212200 menggunakan bahan semai.

“Sebelum awan itu kita taburkan semai, terlebih dahulu kita lakukan pengecekkan melalui data dan radar di daerah mana yang kira-kira paling kering. Begitu kita ketemu, hari ini misalnya di Kabupaten OI atau OKI. Maka, awan-awan diatas OI, OKI itu kita berikan perlakuan, kita semai, kita terbangi, kita taburkan bahan-bahan. Sehingga awan tersebut akan menjadi hujan dan membasahi lahan-lahan di wilayah tersebut, sehingga tidak terjadi kebakaran lahan,” jelas Kepala BB-TMC RI.

Ia menambahkan, untuk saat ini pihaknya telah menyiapkan satu pesawat terbang jenis Cassa yang difungsikan untuk mengangkut bahan-bahan teknologi modifikasi cuaca. Satu pesawat tersebut mampu mengangkut sebanyak 800 kg sampai 1 ton garam.

Apel siaga diikuti seluruh personil yang dilibatkan untuk mencegah karhutla mulai dari unsur TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, Dinas Kesehatan hingga para perangkat desa pun turut dilibatkan dan Danrem Gapo Kolonel Budiman bertindak sebagai Inspektur Upacara. Usai menggelar apel siaga, Danrem beserta jajaran melakukan pengecekkan seluruh personil serta peralatan penanggulangan bencana kebakaran lahan.***(Ani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *