Peringati Hari Sepeda Sedunia, MSI dan KOSTI Gelar Kegiatan Sosial

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG |Sehubungan dengan ditetapkannya 3 Juni 2018 sebagai Hari Sepeda Sedunia untuk yang pertama kali oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) maka Masyarakat Sepeda Indonesia (MSI) dan Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Sumatera Selatan akan mengadakan mengadakan kegiatan sosial pada Minggu (3/6/2018).

“Kegiatan perayaaan ini mmpunyai tujuan merayakan momen itu. Kemudian mendukung kegiatan masyarakat dalam bersepedea untuk sehat. Serta menggugah Pemda baik Pemprov  Sumsel maupun Pemkot Palembang untuk memfasilitasi masyarakat,” ujar Ahmad Hartawan inisiator kegiatan itu pada konferensi pers di Palembang, Sabtu(26/5/2018) malam.

Menurut pria energik ini momen Hari Sepeda Sedunia itu diputuskan saat pertemuan PBB di New York beberapa waktu lalu. Kemudian resolusi itu diadopsi oleh konsesus 193 negara anggota. Dalam deklarasi ini PBB mengundang semua anggota Negara dan pemangu kepentingan untuk mempromosikan kesadaran bersepeda.

Resolusi itu telah menyatakan “uniqueness, longevity dan versatility sebauh sepeda di mana moda ini telah digunakan selama dua abad sepakat dianggap sebagai sarana

Transportasi yang ramah lingkungan yang sangat sederhana, terjangkau, dapat diandalkan, serta mendorong kepedulian lingkungan dan kesehatan.

 

Menurut Hartawan melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang serta kabupaten kota lain di Sumsel agar mewujudkan adanya jalur hijau. Sebab hingga kini  keberadaan jalur hijau masih sangat kurang.

“Justru sangat ironis kalau Sumsel yang akan menyelnggarakan ASIAN Games justru tak banyak jalur hijau maka akan mengundang tanya peserta sebagai wilayah yang kota yang kurang ramah lingkungan,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan besar ini di bawah Ketua Panitia Ansori Toyib, SE, MM yang merupakan ketua KOSTI Sumsel dengan Sekretaris Achmad Rudi Badaruddin SE dari MSI.

Ansori Toyib pada kesempatan itu menjelaskan, merayakan momen dengan itu dilakukan dengan pembagian takjil di seputar Jalan Merdeka mulai pukul 16.00 sore kemudian berkeliling sampai berbuka puasa bersama di Benteng Kuto Besak (BKB).

Kegiatan itu selain sebagai wujud rasa syukur kami menyambung silaturahmi dengan seluruh warga masyarakat. Kami juga ingin membentuk masyarakat sepeda yang guyup.

Selain itu pesepeda senior juga diharapkan dapat membangkit minat bagi pesepeda junior di tengah masyarakat. Serta menumbuhkan semangat persatuan yang tidak dikotakan ke intrik politik  dan lainnya. Hingga saat ini di Palembang terdapat 45 komunitas  sepeda yang bersinergi klub sampai  ratusan anggota pada masing-masing klub.

Sedangkan mengenai perjuangan untuk mewujudkan Jalur Hijau  menurut Ahmad Hartawan pihaknya melalui MSI dan KOSTI sudah mrngajukan rancangan Perda dan membuka dialog diusulkan ke  parlemen dan Pemkot Palembang.

Pada Minggu 3  Juni  2018 tersebut kegiatan berlangsung serentak di seluruh Indonesia. Khusus di  Palembng dan Sumsel berupaa Ramadhan on the road  diharapkan sampai   500 orang pesepeda yang akan ambil bagian.

Ansori menambahkan pihak selalu mengajukan aspirasi ke pemerintah  juga berbuat hal-hal yang positif. Seperti KOSTI  sering ngonthel Sabtu Minggu di Kambang Iwak dan lokasi lain. Kemudian sebagai perwujudan eksistensi  kami hadir di Bali pada Pertemuan Onthel Sedunia. Kehadiran itu dengan membawa missi memperkenalkan Sumsel ke seluruh peserta lain dari seluruh dunia.

Teks/Foto: Devi Adelia

Editor: Sarono PS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *