Viral Pegawai Honorer Pukuli Perempuan yang Sedang Hamil.

SWARNANEWS.CO.ID, Palembang Peristiwa pemukulan  seorang wanita hamil yang terjadi ditempat Parkiran Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, dimana tindakan kekerasan yang dilakukan oleh Aulia Nasril yang merupakan pegawai Honorer di salah satu Bidang Pajak Daerah Lainnya.

Dimana korban Tiga saudara ini Sherly (31), Eka(28), Rina(21), dan Eka menjadi salah satu Korban yang mendapat pukulan di kepalanya oleh Aulia.

“Kronologisnya Aulia Nasril yang sedang mengendarai mobil tiba-tiba mundur dan Sherly saat itu sedang mengendarai mobil yang tepat dibelakang mobilnya terkejut karena tiba-tiba saja mundur dan spontan Sherly pun membunyikan klakson mobil berulang”

“Merasa tidak senang Aulia membuka kaca jendela sambil berbicara tidak sopan kepada Sherly, adik ipar Sherly (Eka) merasa tidak senang dengan perlakuan honorer pemilik kendaraan BG 1311 QD tersebut”

” Kemudian, Sherly sengaja memotong mobil yang dikendarai oleh Aulia untuk menghindari kecekcokan antara mereka, maka dengan emosi Auliapun mengejar mobil yang dikendarai oleh Sherly, kemudian terjadilah perang mulut diantara mereka Aulia yang masih mengenakan seragam putih Pemerintah kota dan langsung meninju wajah Eka yang keadaan nya sedang hamil, lalu dibela oleh adik kandung Eka (Rina), lalu Rina pun menjadi korban keberutalan Honorer tersebut,

“Kepala aku benjol lecet-lecet karena digoco dan dibentur-benturkan keaspal,”. Nada kesalnya Rina.

Lalu Rina pun melaporkan Kronologisnya tersebut kepada pihak yang berwajib, Karina bersama saudara nya melaporkan kejadian itu ke Polsek Sukarame Palembang Pada Hari Rabu (06/06/2018).

Selang beberapa hari, Aulia pun mendapatkan panggilan dari pihak kepolisian, namun sayangnya polisi melepaskan Aulia begitu saja terkait ada hubungan persaudaraan dengan petinggi pemerintah kota Palembang dan petinggi kepolisian maka Aulia pun dibebaskan.

Rina beserta keluarga merasa tidak adanya keadilan, oleh Karena itu Rina beserta keluarga juga meminta agar ditegakkan seadil-adilnya, izinkan saya mengadu dan berbicara apa adanya tentang kekerasan yang terjadi, Katanya.

teks/foto : Devi A

editor : Sarono PS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *