Akibat Arus Pendek, RS St Antonio Terbakar

3 Juli 2018 2:11 am,

SWARNANEWS.CO.ID, OKU | Sebanyak sebelas orang pasien rawat inap Rumah Sakit St Antonio Kelurahan Air Gading Kecamatan Baturaja Barat OKU, Senin(2/7) pukul 15.00 wib, terpaksa di evakuasi, karena diduga adanya kobaran api yang menjalar di di ruang inap no 48 dan 49.

Kobaran api yang  terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, membuat panik pasien, setelah diketahui percikan api sudah menyambar ke arah  plafon kamar 48 dan kamar 49 yang diduga akibat korsleting arus pendek listrik.

Kondisi awal sebelum api menjalar  lampu di kamar 48 byar pet, hal ini telah dilaporkan oleh petugas, tak lama kemudian dua orang petugas bagian instalasi listrik Rumah sakit mengecek ke plafon di kamar 48 dan terlihat api telah menjalar dari dalam plafon.

BACA JUGA  Perahu Pengungsi Rohingya Tenggelam, 60 Orang Dikhawatirkan Tewas

Salah satu petugas rumah sakit  langsung turun dan berusaha mematikan MCB (Miniature Circuit Breaker) dibagian belakng sambil meminta kepada beberapa petugas dan perawat untuk mengevakuasi pasien di kamar 48 dan kamar 49, katanya.

Bersama seorang petugas yang masih di atas plafon dibantu keluarga pasien, bergotong royong memadamkan api dengan menyiramkan air yang diambil dari kamar mandi No 48 dan kamar 49.

Sementara untuk menjaga kesehatan dan keselamatan pasien, seluruh staf, petugas, perawat dan suster RS Antonio terus berjibaku mengevakuasi 3 orang pasien dari kamar 48 dan 4 orang pasien dari kamar 49.

BACA JUGA  Polda Sumsel temukan pil ekstasi jenis baru

Guna menghindari hal yang tidak diinginkan, 2 orang pasien di kamar 47 dan 2 orang pasien di kamar 50 juga turut di evakuasi, jelasnya.

Setelah 15 menit armada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan OKU sudah tiba di RS Antonio langsung memadamkan api.

Petugas yang berjibaku bisa menguasai api setelah 15 menit kemudian. “Pasien yang terdampak dari peristiwa ini ada yang dipindahkan ke kamar 16, ada yang dipindahkan ke kamar 3,” ujar salah satu keluarga pasien.

sumber: anterosumsel.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait