Aturan Soal APK masih Tarik Ulur

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Maraknya atribut caleg yang sudah tersebar di berbagai titik Palembang menjadi catatan penting untuk ditindak lanjuti. Pasalnya sampai hari aturan soal Alat Peraga Kampanye (APK) masih tarik ulur.

Komisioner KPU Palembang Divisi Logistik Rudy Pangaribuan menjelaskan bahwa memang belum ada kesepakatan bersama soal berapa Alat Peraga Kampanye (APK) dan Bahan Kampanye yang dicetak. Ujarnya saat diwawancarai, Kamis (11/10).

“Masih dalam tahapan diskusi karna nah coba konfirmasi ke Bawaslu soal APK ini apakah bisa masuk katagori pelanggaran atau tidak,” ngkap Rudy.

Sementara itu, Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palembang, Dadang Aprianto menjelaskan, pemasangan APK itu harusnya sudah diatur oleh KPU ketika sudah dimulainya masa kampanye per tanggal 23 September.

“Setelah masuk masa kampanye APK seharusnya sudah di lisensi oleh KPU, peserta tidak di perkenankan untuk membuat APK yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.

Dadang menegaskan bahwa pihaknya sudah ber koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengambil langkah untuk bersama-sama mengambil tindakan.

“Tegantung pemasangannya, kalau APK itu di pasang di pohon artinya itu melanggar Peraturan Walikota, tentunya kita akan koordinasi dengan Pol PP, yang jelas kita akan segera melakukan tindakan mengenai hal itu,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini Dadang menghimbau, kepada para peserta Pemilu untuk berkampanye dengan baik dan taat aturan.

“Silahkan berkampanye, tapi tetap taati aturan dan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.(*)

Teks : Fuad
Editor : Asih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar