Giri: Optimis PDI Perjuangan Menangkan Kursi 30% saat Pemilu

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Turut dihadiri Ketua DPP PDI Nuriswan Sujono, acara pembukaan Rapat Koordinasi Daerah IV dan Pembekalan Calon Anggota Legislatif PDI Perjuangan bertempat Asrama Haji Kota Palembang pada Sabtu pagi (20/10) berjalan baik.

Dalam kata sambutannya Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumsel yaitu Giri Ramanda Kiemas membahas bagaimana memenangkan Legislatif secara teknis.

“Kita berjuang bersama agar tujuan kita tercapai untuk langkah awal dengan target perolehan kursi 4 DPR RI, 17 DPRD Provinsi dan 130 anggota DPRD Kabupaten dan Kota. Dalam forum ini kita membahas bahwa ditahun 2019 nanti bukan hanya pemilihan legislatif melainkan pilpres dan kita mendengar dari ahli juga bagaimana memenangkan pertarungan ini,” ujar Giri.

DPP PDI Perjuangan Sumsel disampaikan oleh giri miliki target 30%, serta butuh perjuangan untuk calon DPR RI karena itulah target target PDI Perjuangan.

“Bapak dan ibu disini kita sama-sama berjuang dan tentu saya minta koordinasi caleg untuk tahu bagaimana kita bekerja kolektif, gotong royong didapil maupun dalam membahas kondisi di lapangan. DPR RI diSumsel satu ada dua juta pemilih sementara Sumsel dua ada tiga juta pemilih. Maka itu kita harus bisa bekerja optimal 23 pada September sampai 13 april kita bertarung. Ini bisa kita capai kalau ada sinergisitas caleg kabupaten dan kota, provinsi dan DPR RI berjalan baik, maka dari itu saya mohon caleg dan DPC untuk melihat dapilnya,” beber Giri.

Dalam sebuah pertarungan pemilu yang dianggap musuh menurut Giri adalah diluar yaitu partai lain.

“Janganlah mudah untuk diadu domba, kita berpotensi mendapatkan suara dan kita harus manfaatkan kesempatan ini jangan kita mudah diadu domba musuh kita dilapangan. Mari ikuti rakorda dan rakornas ini dengan baik, nantinya akan ada pembembekalan dari Ketua DPP PDI Perjuangan agar apa yang dicita-citakan bisa tercapai,” tandasnya.

Giri memaparkan bahwa pada pemilu 2019 nanti kader PDIP juga harus memerjuangkan Joko Widodo untuk satu kali lagi. Karena alasannya adalah dukungan itu kewajiban caleg mensosilisasikan Jokowi satu periode lagi.

Nuriswan Sujono selaku Ketua DPP PDI PDI menyampaikan bahwa kita tidak boleh lupa posisi PDI Perjuangan saat ini, secara nasional dan provinsi dinamika politik yang terjadi sejak 2014 sampai saat ini baik maupun pilkada maupun konsolidasi partai, karena kita melewati proses pencalegan walau ada yang malas hadir di Rakorda, itu rugi.

“Ini untuk mengatur pola gerak untuk memasuki pertandingan pemilu 2019, kalau tidak diatur lalu lintas legislatif agak sulit kita menyamakan frekuensi Caleg,” tukasnya.

Nuriswan mengutarakan penekanan karena ini berkiatan dengan potensi dan dinamika politik di daerah, dengan target 30% untuk Sumsel secara menyeluruh rata- rata baik capaian untuk DPRI, DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota.

Lebih lanjut Nuriswan mengungkapkan bahwa pihaknya berharap memasuki tahapan pemilu tidak hanya melontarkan kata- kata pilihlah saya, melainkan pilihlah daku. “Tapi apa yang sudah diperbuat. Saya tekankan Caleg, agar turun menyerap aspirasi berupa mensosialisasikan apa yang sudah dilakukan.

“Semoga saja dengan ini, Pak Giri sudah melakukan kerja politik dengan menyerap aspirasi rakyat, Apa yang sudah dikerjakan itulah yang disampaikan. Kawan-kawan ini sudah melakukan kerja politik. Jadi layak untuk dipilih lagi,” tandasnya.

Menurut Nuriswan di PDI Perjuangan merupakan partai yang diuntungkan karena Presiden dari PDI Perjuangan.

“Caleg juga dari kader PDI Perjuangan maka itu mari mengembalikan suara 2014 lalu, saya minta merebut kembali suara pada 2014 lalu. Bahkan kalau bisa kita bisa melebihi perolehan suara pada 2014. Perhatian kepada rakyat kunci meraih adalah menarik suara,” pungkasnya.

Sementara kata Nurisman Kepala daerah dari PDI Perjuangan di Sumsel ada 7, Karena setiap keliling kepala daerahnya mengajak legislatif. Bulan- bulan kedepan, kepala daerah mengajak legislatif.

Ia memberitahu bahwa semua kepala daerah, untuk menyempatkan waktu lakukan kunjungan ke daerah. Sosialisasi kerja mengatur hubungan tiga pilar sedini mungkin serta tidak boleh ditunda. Perhatikan dan segera masuk ke kantong- kantong yakni PAN, Gerindra, dan Golkar.

“Dari Pilkada yang telah lewat segeralah bangkit, kita kembali bergerak. Lahirkan semangat merebut kemenangan,” tutupnya.

Teks : Ridho

Editor : Sarono PS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar