UMP 2019 Diusulkan Rp 2,8 Juta

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Kenaikan Upah Minimum Propinsi (UMP) tahun 2019 bakal mengalami kenaikan signifikan. Jika tahun ini di angka Rp. 2,5 juta, tahun 2019 bakal naik di angka Rp.2,8 juta.

Penetapan ini mengacu pada standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL) buruh dianggap Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru sebagai salah satu alasan penetapan Upah Minimum Provinsi Sumsel 2019.

Berdasarkan Peraturan Presiden No.78 tahun 2015 tentang Pengupahan dan UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Pemerintah menetapkan standar KHL sebagai dasar dalam penetapan Upah Minimum seperti yang diatur dalam pasal 88 ayat 4.

“Besaran UMP yang sudah akan dicek terlebih dahulu di lapangan apakah sesuai dengan KHL dan penguasa berharap dengan kemampuanya,” ujarnya Senin (5/11/2018).

Dijelaskan Mantan Bupati OKU Timur 2 Periode ini agar UMP tahun depan benar-benar membuat para buruh di Sumatera Selatan menjadi hidup yang layak.

“Saya minta waktu setidaknya satu pekan untuk mencari informasi ini. Jika memang nantinya sudah sesuai dengan kehidupan layak hidup maka saya akan langsung tandatangani keputusan ini. Jika tidak sesuai maka pihaknya akan memanggil kembali dewan pengupahan untuk dikaji kembali, tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumsel, Koimuddin mengatakan, penetapan UMP 2019 telah dilakukan pada 23 Oktober lalu, dan saat ini telah diajukan ke Gubernur Sumsel untuk diteken.

Untuk UMP 2019 mendatang mengalami kenaikan sebesar Rp208.048. Artinya dari semula UMP 2018 yakni sebesar Rp2.595.994 menjadi Rp 2.840.453. Jika nantinya telah ditandatangani oleh Gubernur Sumsel maka ini akan menjadi dasar hukum dan akan disampaikan kepada perusahaan agar mematuhi aturan yang berlaku.

Untuk Provinsi Sumsel, daerah yang telah memiliki dewan pengupahan tentunya akan ada penetapan UMK sendiri ,seperti Kota Palembang. Namun, jika suatu daerah belum memiliki dewan pengupahan, maka mengacu pada UMP yang telah ditetapkan.

“Kami harap setiap perusahaan menaati aturan yang telah dibuat ini,” tutupnya.(*)

Teks : Fuad
Editor : Asih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *