Kejari Kayuagung Musnahkan BB Tindak Kejahatan

SWARNANEWS.CO.ID, KAYUAGUNG |Kejaksaan Negeri (Kejari) Kayuagung  Kabupaten Ogan Komerin Ilir (OKI) melakukan pemusnahan barang bukti (BB) perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap pada Kejari OKI OKI, Rabu (21/11).

BB berupa ganja, 42 paket kecil dari tiga berkas, sabu 534 paket sedang dari 102 berkas, ekstasi 649 butir, 16 unit senpira laras pendek beserta 62 butir amunisi, dan senjata tajam dari 33 berkas, serta beberapa barang bukti lainnya dimusnahkan di halaman kejaksaan negeri kayuagung dan disaksikan langsung oleh Muspida OKI.

Dalam sambutannya Kepala Kejaksaan Negeri  (Kajari) Kayuagung, Ari Bintang Prakoso Sejati, mengatakan, barang bukti tersebut merupakan hasil penyitaan dari Januari hingga September 2018 lalu. Ada 161 berkas perkara yang berkekuatan hukum tetap.

” Jadi ini semua akan kita musnahkan sehingga tidak ada lagi yang tersisa di Kejari OKI. Semoga dengan ini dapat lebih menekan kriminalitas khususnya di wilayah OKI,” ujarnya.

Masih kata dia, Untuk pemusnahan narkotika jenis sabu dan ekstasi dilakukan dengan cara diblender. Sedangkan jenis sabu dibakar bersamaan dengan beberapa barang bukti lain seperti BB penipuan dan BB senpira dimusnahkan dengan cara dipotong-potong.

” Untuk amunisi tidak kita musnahkan di sini tapi kita akan bekerjasama dengan pihak Polres karena kita tidak memiliki alatnya. Nanti akan kita minta juga berita acara pemusnahannya,” jelasnya.

Sementara itu Bupati OKI Iskandar SE malalui Asisten 1 Pemerintahan dan Masyarakat Setda OKI, H Antonius Leonardo MM, mengungkapkan sangat mendukung kegiatan yang dilakukan Kajari Kayuagung dalam memberantas peredaran narkoba maupun industri senpira di OKI. Dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak pernah mendekati narkoba.

” Narkotika ini sangat berbahaya sekali, saya imbau kepada seluruh masyarakat jauhi tindak kriminal dan jangan pernah mencoba narkoba karena bahaya narkoba itu sangat dahsyat sekali kalau sudah kecanduan akan berbahaya bagi kesehatan dan bisa merusak generasi bangsa,” tegasnya.

Teks: Elisa

Editor: Sarono PS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *