Rekam Jejak Dunia Maya Susah Dihilangkan

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Kadiv Humas Mabes Polri dalam hal ini Polda Sumsel dan Polda lainnya selalu mengadakan kegiatan pre-emtif tindakan satu idukasi pembelajaran bagi semua warga, netizen, mahasiswa dan semua bidang dalam penggunaan bahasa dalam bermedia sosial yang bijak.

Hal itu diungkapkan Kadiv Humas Mabes Polri, Kombes Pol Yusri Yunus selaku narasumber usai kegiatan Literasi Media di grand Zuri hotel Palembang, Rabu (28/11).

“Ini selalu harus digelorakan, karena diketahui sudah banyak yang perlu dihindari terutama bagi mahasiswa yang merupakan generasi muda dan masyarakat lain. Jangan sampai banyak hal yang dilakukan kepolisian melakukan penindakan para pelaku pembuat Hoax dan ujar kebencian,” terangnya.

“Apalagi sekarang ini dalam keadaan suhu politik menghadapi Pilpres dan pemilu legislatif nanti banyak kegiatan yang melakukan black campaign agar terus digelorakan agar bisa dihindari,” tambah dia.

Dikatakan Yusri, untuk penanganan sendiri, salah satu tindakan yakni preventif dan pre-emtif di dunia Maya terus dilakukan. Penegakan hukum ada hal yang terakhir dilakukan tapi tetap setiap kesalahan ada aturan pidana yang mengatur pelaku dalam pelanggaran undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang ITE. “Ada beberapa yang telah dilakukan penindakan salah satunya pembuat akun heat speed di Aceh,” bebernya.

Lanjut Yusri, Memang ada satu yang diantisipasi masyarakat baik pengguna Medsos bahwa rekam jejak didunia maya atau dunia siber tidak pernah hilang dan setiap kejahatan dilakukan, itu gampang sekali untuk diproses dan diungkap pihak kepolisian karena rekam jejak itu tidak akan pernah hilang, ini harus diantisipasi dan dihindari.

“Untuk di Sumsel selama ini sudah banyak yang diproses dan telah dilakukan penindakan oleh Tim siber Polda Sumsel, untuk ini terus akan dikejar siapapun yang membuat Hoax akan dilakukan tindakan tegas dan terukur yang dilakukan,” paparnya.

Penindakan itu biasanya berdasarkan laporan secara pribadi dan akan diproses sesuai aturan. Karena disuatu sisi pihak kepolisian akan melakukan patroli di dunia Maya Kepada pengguna akun palsu dan itu akan dilakukan pre-emtif untuk menjelaskan agar jangan sampai diulangi lagi,” pungkasnya.

Teks : Herwanto
Editor : Sarono PS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *