Santri Ponpes al-Ittifaqiah Kembali Torehkan Prestasi, Wakili Sumatera Pertukaran Pelajar Muslim ke Jepang

Wagub H Mawardi Yahya: Ini Membanggakan

SWARNANEWS.CO.ID, INDRALAYA |Pondok pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya Ogan Ilir Sumatera Selatan kembali menorehkan prestasi. Saat ini santrinya  mendapatkan program beasiswa Pertukaran Pelajar Muslim se-Asia Tenggara ke Jepang yang akan dimulai  26 November 2018 sampai dengan  14 Desember 2018.

Adapun santri yang mendapat program beasiswa pertukaran pelajar tersebuat adalah Alimul Aulia santri kelas XI.F. Sebelum dilepas oleh ribuan santri, pada  Sabtu  (24/11)nanti. Menjelang keberangkatannya ke  Jepang Alimul Aulia didampingi  pimpinan pondok Al-Ittifaqiah Drs,KH.Mudrik Qorie dan sebagian pengurus menghadap Wakil Gubernur Sumsel,  Ir.H.Mawardi Yahya di rumah dinasnya, Selasa (20/11).
Mantan Bupati Ogan Ilir dua periode  menyambut hangat dan rasa bangga akan prestasi yang diperoleh santri Alimul Aulia dari Ponpes Al-Ittifaqiah yang mendapatkan program beasiswa pertukaran pelajar muslim Se-Asia Tenggara ke  Jepang. Prestasi ini jelas   mengharumkan nama baik Provinsi Sumatera Selatan di mata dunia internasional, ujar  Wagub memberikan apresiasi.

Wagub mengatakan se- Indonesia hanya  empat  orang yang terpilih termasuk salah satu santri dari Ponpes al-Ittifaqiah satu-satunya dari Sumsel bahkan pulau Sumatera.
Ini adalah kebanggaan yang luar biasa dan jaga amanah ini dengan baik.  Persiapkan dengan sangat baik dan jangan lupa bahwa ananda Alimul Aulia bukan hanya membawa almamater Al-Ittifaqiah atau Sumsel tetapi marwah bangsa Indonesia, ujjar  Wagub Mawardi Yahya memberikan petuah.

Sementara Mudir ponpes Al-Ittifaqiah Drs. K.H. Mudrik Qori, MA, melalui Wakil Mudir I H. M. Joni, S.Pd.I menjelaskan kalau total peserta program ini hanya sebanyak 19 pelajar se-Asia, dan 4 orang dari Indonesia, 4 lagi dari Brunei Darussalam, 4 orang  dari negara Singapura, 4 dari Malaysia dan 3 lagi dari Filipina. Sedangkan peserta Indonesia berasal dari Banten, Pabelan, Makasar dan Sumatera Selatan.
Menurut Joni hubungan ponpes al-Ittifaqiah dengan -Jepang memang sudah terjalin cukup lama dan begitu erat, namun itu tidak mempengaruhi rekrutmen mereka dalam program ini, santri kita tetap dites dengan sangat ketat.
Hadir juga pada kesempatan itu  Kepala Penjamin Mutu (PPM) Dr. Hj. Muyasaroh, M.Pd.I, Al-Hafidzah, Kepala Pusat Kepegawaian (PKP) ustad. Ari Alhadi, S.Pd.I, dan staf PPM ustad. Eko.

Teks: Rel

Editor: Sarono PS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *