Sindikat Narkoba Tulung Selapan-Medan Dibekuk

Barang Bukti 7000 gram Diamankan

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Penangkapan bandar Narkoba Jaringan antar Provinsi Palembang, Tulung Selapan, Medan, berhasil diamankan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel pada (17/11) dengan barang bukti seberat 7000 gram sabu-sabu yang dikemas dalam 7 bungkus kantong.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Narkotika Nasional Sumsel, Brigjen Pol Drs Jhon Turman P saat menggelar Press release dikantor BNNP Sumsel, Rabu (21/11). Menurutnya, penangkapan itu dilakukan ditempat dua berbeda yakni di Tulung Selapan OKI dan Tanjung Siapi-api kabupaten Banyuasin.

“Penangkapan itu dilakukan di Tulung Selapan yakni Irfan ( 35 tahun) asal Tulung Selapan OKI dan GD asal Plaju Palembang seorang kurir, sedangkan bandar yang bernama Mamad (34 tahun) asal Jakarta yang ditangkap di terminal Tanjung Siapi-api,” ujarnya.

Kronologisnya, dari laporan masyarakat yang mencurigai Mamad seorang bandar yang terletak di Tulung Selapan. Akibat kecurigaan itu akhirnya masyarakat melaporkan ke BNN dan langsung melakukan penyelidikan sehingga menangkap kurir IF dan GD. Dari nyanyian kurir tersebut akhirnya menangkap bandar bernama Mamad di kawasan terminal Tanjung Siapi-api ketika mau menyebrang ke pulau Bangka.

“Kita sangat bersyukur masyarakat telah melaporkan ke BNN, ini peran serta masyarakat yang sungguh luar biasa. Dari laporan tersebut akhirnya melakukan penyidikan sehingga pada Jumat (16/11) lalu melakukan penindakan,” paparnya.

” MM sudah beberapa bulan dilaporkan. Proses ini sangat luar biasa dan Apresiasi kepada masyarakat atas laporan itu.Tiga orang yang ditangkap ini merupakan jaringan sindikat Palembang Tulung Selapan Medan,” tambah dia.

Lanjutnya, proses ini akan terus dikembangkan. Mamad banyak memiliki aset fasilitas yang mewah, untuk sementara aset tersebut di sita pihak BNN dan akan dikenakan undang -undang pencucian uang.

“Aset-aset Mamad sekarang sedang di segel pihak BNN seperti di Tulung Selapan, Jakabaring dan tempat lainnya. Ini akan terus dikembangkan,” tuturnya.

Sementara itu, tiga tersangka tersebut, akan dikenai pasal 114 ayat (2) jo, Pasal 132 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (2), pasal 132 ayat (1) UU RI no 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya.(*)

Teks : Herwanto
Editor : Asih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *