Warga Muntah-muntah Terkena Semburan Amoniak PT Pusri

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG |Sejumlah warga mendadak terserang sesak nafas lantaran bau amoniak PT. Pusri. Tidak saja menyebabkan sesak nafas, banyak warga sekitaran pabrik mengalami muntah muntah.

Pantauan Swarnanews, hal ini terjadi di kelurahan satu ilir Palembang, beberapa warga harus dilarikan ke rumah sakit pada Kamis (1/10) malam.

Sejumlah warga yang dilarikan ke Rumah sakit Pusri tersebut didominasi oleh anak-anak dan bayi, Hal ini menjadi pemicu sejumlah warga bereaksi di sosial media yang mengeluhkan amoniak yang parah sehingga menyebabkan sesak nafas.

Salah satu aku Facebook bernama Analika Tolana mengunkapkan keluhannya. “Subhanaullah, mak mano kami warga 1 ilir ini nak benapas, alangke sakitnyo nak benapas be saro. Amoniak parah nyo kelewatan,” ucapnya.

Hal serupa disampaikan oleh Akun Nyonya Fendi. “Bingung aku makmano kalian pacak lolos uji kelayakan lingkungan, kalo sampe separah ini amoniaknyo lah dak layak lagi bagi lingkungan. Kasihan anak-anak apolagi bayi, kami yang tuo bae rengko,” tulisnya.

Pantauan di lapangan, mobil ambulans dari PT Pusri Palembang nampak hilir mudik menjemput warga di pemukiman sekitar, yang dimulai dari dewasa, anak-anak hingga bayi turut ikut dievakuasi ke Rumah Sakit Pusri.

Sulastri yang salah seorang warga sekitar anaknya yang berusia dua tahun mengalami muntah-muntah dan kesulitan bernapas.

“Ini sudah muntah-muntah, susah napas,” katanya.

Dikonfirmasi di lain tempat Staf Humas PT Pusri Palembang Sungging menyampaikan ia sempat mengetahui ada bau amoniak dikarenakan ada pabrik yang shut down. Meski demikian, dirinya belum memastikan secara pasti pabrik Pusri mana yang dimaksud.

“Warga sudah difasilitasi untuk menjalani perawatan di rmh sakit, dan alhamdulillah sudah pulang semua. Kami dari manajemen juga berusaha keras untuk mengoperasikan pabrik sebaik mungkin,” jelasnya.

Sungging mengungkapkan yang terbuang adalah NH3 bahan baku urea yang sebenarnya cukup bernilai.

“Saat ini semua warga sudah kembali pulang. Kedepannya (besok) kami akan lakukan koordinasi lagi untuk lakukan pantauan,” tutupnya. (*)

Teks : Ridho
Editor : Asih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. We are a gaggle of volunteers and starting a new scheme in our community. Your site provided us with useful information to work on. You have performed an impressive activity and our whole group shall be grateful to you.

  2. I know this if off topic but I’m looking into starting my own blog and was wondering what all is required to get set up? I’m assuming having a blog like yours would cost a pretty penny? I’m not very internet savvy so I’m not 100% positive. Any tips or advice would be greatly appreciated. Cheers