Langka, Walikota Jadikan Mobil Tahun 1977 jadi Kendaraan Dinas

Jangan Pernah Lupa Sejarah

SWARNANEWS.CO.ID, PAGARALAM | Dalam benak kita, setiap pejabat selalu menggunakan fasilitas mewah, apalagi soal kendaraan dinas, namun kali ini unik dan sangat langka seorang Walikota menghadiri Rapat Paripurna tidak menggunakan mobil dinasnya seperti layaknya walikota dan pejabat pada umumnya.

Alpian Maskoni, Walikota muda terpilih Kota Pagaralam yang memang mempunyai hoby otomotif, dari dulu memang boleh dikatakan sangatlah fantastik, sederhana namun tegas.

Sebelumnya Walikota Pagaralam menggunakan mobil mewah dengan harga ratusan juta, kali ini Wako datang ke kantor DPRD Kota Pagaralam untuk mengikuti rapat paripurna menggunakan mobil jadul Truntung keluaran tahun 1977, Senin (21/1/2019).

Tung trun tung tung…, itulah ciri khas unik suara mobil jadul yang boleh dikatakan sangat klasik dari pabrik Suzuki rakitan tahun 1977 tersebut.

Saat mobil memasuki halaman Kantor DPRD Kota Pagaralam, saat itulah semua mata tertuju pada bunyi suara khas suzuki tahun 1977 ini. Sontak langsung menjadi pusat perhatian, dan lebih terkejutnya adalah di dalamnya diisi oleh seorang Walikota.

Masyarakat sekitar juga tidak menyangka jika didalam kendaraan yang memang cukup langka tersebut ada orang nomor satu di Kota Pagaralam.

Saat ditanya kenapa dirinya lebih memilih mengendarai mobil klasik ketimbang mobil dinas yang biasa dikendarainya, Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni mengatakan, jika hal ini biasa saja dan tidak ada tujuan tertentu apalagi mencari sensasi.

“Tidak ada tujuan apa-apa dan bukan cari sensasi. Pasalnya yang penting itu kan plat 1 W nya bukan soal mobilnya,” ujarnya.

Alpian menambahkan, Plat BG 1 merah yang melekat di mobil ini mempunyai banyak history. “Saya orang bengkel, mobil ini punya history buat saya, saat masih kecil, mobil inilah yang mengantar saya, ini tak ternilai harganya bagi saya dan melebihi harga mobil mewah,” jelas Kak Pian (panggilan akrabnya) dengan bangga.

“Kita jangan pernah lupa pada sejarah,” pesan Kak Pian.

Teks : Hairul & Rina
Editor : Sarono PS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *