Masyarakat Merapi Area Geruduk DPRD Lahat

Minta Proses PAW Sesuai Dengan Undang-undang

SWARNANEWS.CO.ID, LAHAT I Ratusan Masyarakat Merapi Area yang terdiri dari Merapi Barat, Selatan dan timur mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lahat, kedatangan massa ini tidak lain adalah Menolak dengan tegas proses pergantian antar waktu (PAW), berdasarkan surat keputusan Gubernur Sumatera Selatan nomor 38/KPTS/I/2019, tentang peresmian pemberhentian Ir.Hudson Arpan, M.Si dan peresmian pengangkatan Agusriansyah S.Ag sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lahat masa jabatan tahun 2014-2019 dari partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Lahat.

Berdasarkan daftar pencalonan dari daerah pemilihan Lahat II pada tahun 2014-2019 adalah, Hudson Arfan, Lukman, Helfeni Reza, H.M Suparman dan Kaitannya Sauputri.

Ketua Ikatan Masyarakat Merapi Bersatu (IMMB) Lukman, menjelaskan bahwa sudah jelas dan terang bahwa nama Agusriansyah tidak terdaftar didaerah pemilihan Merapi.

“Kami sebagai masyarakat Merapi Area menolak keras proses Pergantian Antar Waktu dari PPP saudara Hudson Arpan digantikan oleh Agusriansyah yang mana Agusriansyah adalah calon legislatif dari daerah pemilihan Lahat I, yang bukan mewakili Aspirasi Masyarakat dari daerah pemilihan Lahat II,” tegas Lukman dihadapan ratusan massa.

Dilanjutkannya, maka pihaknya mengharapkan kepada Gubernur Sumatera Selatan untuk mencabut surat keputusan tersebut, untuk menciptakan masyarakat Merapi Area yang kondusif karena telah diciderai kepentingan politik dan SK Bapak Gubernur Sumatera Selatan telah bertentangan dengan undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah pasal 197 (2), pasal 98 dan junto 113. Disini juga pihaknya menyampaikan kepada ketua DPRD kabupaten Lahat untuk tidak melakukan musyawarah dalam rangka proses PAW tersebut karena bertentangan dengan undang-undang.

“Kepada KPUD Kabupaten Lahat untuk menyampaikan nama pengganti antar waktu (PAW) berdasarkan ketentuan dan undang-undang yang berlaku. Apabila bapak Gubernur Sumatera Selatan tidak mencabut surat keputusan ini dan Ketua DPRD tetap mengadakan musyawarah prose PAW ini maka kami dari masyarakat Merapi Area akan mengadakan aksi serupa yang lebih besar lagi,” terang Lukman diikuti sorak massa.

Tidak berselang lama, ketua DPRD Kabupaten Lahat Samarudin menemui massa dan berjanji akan melaksanakan proses ini sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“Kita akan menindaklanjuti apa yang kalian sampaikan hari ini, dan akan kami laksanakan sesuai dengan undang-undang,” terangnya singkat sembari meninggalkan massa dan kembali keruang kerjanya.

Selain itu, Hudson Arpan selaku anggota DPRD yang di PAW menjelaskan melalui Via telpon bahwa dirinya tidak tersangkut paut dalam aksi ini. Dan dirinya tidak mengakomodir sama sekali.

“Demo yang mereka lakukan hari ini murni dari masyarakat Merapi sendiri, mereka menuntut agar pemerintah dalam hal ini Dewan agar dapat menjalankan tugas PAW sesuai dengan undang-undang,” terangnya.

Terpisah, salah satu anggota massa yang diwawancarai media yakni Angga menjelaskan bahwa dirinya sama sekali tidak menerima imbalan apapun karena aksi ini murni menuntut hak warga Merapi yang menginginkan PAW Hudson Arpan adalah warga Merapi bukan dari dapil lain.

“Kami ingin PAW berasal dari dapil, karena jika diganti dari dapil lain, bagaimana mereka mengurusi kami di Merapi, sedang wakil dari Merapi saja belum tentu perduli dengan nasib kami, untuk itu kami minta kepada ketua DPRD agar dapat menjalankan tugasnya sesuai dengan undang-undang,” jelas Angga.

Kontributor : Jum

Editor : Sarono PS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 komentar

  1. Hi, I do believe this is an excellent web site. I stumbledupon it 😉 I am going to come back once again since I book marked it. Money and freedom is the best way to change, may you be rich and continue to help other people.