Pelantikan Sukses, Pemeriksaan Tetap Berjalan

Ormas Besar Layak jadi Nahkoda

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Hingar bingar dan khidmatnya acara pelantikan anggota KPU Kabupaten/Kota oleh Ketua KPU RI Arif Budiman resmi melantik semua komisioner Kabupaten dan Kota se Sumatera Selatan Senin (7/1) di Grand Ball Room Horison Ultima, tidak menyurutkan Ombudsman RI melanjutkan pemeriksaan timsel diduga melakukan penyimpangan maladministrasi pada proses pelaksanaan seleksi calon anggota KPU.

Bahkab berbagai reaksi pun mencuat dalam pelantikan komisioner ini, mulai dari yang pernah disanksi teguran DKPP. Seperti Eftiyani mantan ketua KPU Palembang 2008-2013.

Eftiyani yang dikonfirmasi pasca dilantik menjelaskan semua hal yang menyangkut problem yang dipertanyakan sudah selesai dan tidak perlu dibahas lagi.

“Ya sudah selesai, tinggal fokus saja bekerja untuk agenda Pileg dan Pemiku 2019,” Ujarnya sembari meninggalkan wartawan.

Sementara itu Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) Arif Budiman mengingatkan kepada KPU kabupaten / kota yang dilantik untuk bekerja dengan baik dalam mensukseskan Pemilu dan Pileg 2019.

“Sebanyak 17 Juta orang akan terlibat mulai dari KPPS, PPS, PPK, KPU kabupaten/kota dan Provinsi kemudian ada pengawas yang juga sama secara struktural,” Ujarnya

Arif mengingatkan kepada komisioner yang dilantik untuk bekerja secara transparan, berintegritas, soliditas dalam menjalankan amanah sebagai penyelenggara.

“Bekerja di KPU itu tidak mengenal waktu dalam UU dijelaskan bahwa penuh waktu maka dari itu amanah tersebut harus dilaksanakan dengan penuh tangung jawab berikan kontribusi kalian untuk kemajuan demokrasi di Indonesia,”tutup Arif.

Proses Pemeriksaan Tetap Jalan

Di tempat terpisah, selaku lembaga negara pengawas penyelenggara pelayanan publik, kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumsel M. Adrian Agustiansyah menjelaskan, terkait pemanggilan Timsel satu dan dua akan terus di lakukan terkait tindaklanjut laporan masyarakat mengenai dugaan Maladministrasi Penyimpangan Prosedur pada proses pelaksanaan seleksi calon Anggota KPU di Ogan Ilir, Oku Selatan dan Kota Lubuk Linggau Tahun 2018.

“Sebelumnya pemanggilan Timsel ditunda, karena Timsel lagi ada ujian, jadi diundur untuk sementara waktu,” kata Adrian

Selain itu, Adrian menjelaskan untuk anggota KPU Kabupaten dan Kota se- Sumsel yang habis selesai dilantik. Itu tidak jadi persoalan pemeriksaan akan terus berlanjut

“Bagi kita pelantikan anggota KPU tidak menjadi penghalang buat pemeriksaan, kita tunggu pada Rabu, 9 Januari 2019,” tegas Adrian.

Ormas Besar Layak jadi Penentu

Jabatan Komsioner Komisi Pemilihan Umum Kabupaten dan Kota Sesumsel periode 2019 – 2014 yang dilantik Senin (7/1) banyak dihiasi oleh oleh organisasi Alumuni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Kader Nahdlatul Ulama, kader Muhammadiyah, dan organisask Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)

Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Sumsel Joncik Muhammad mengungkapkan hampir sebagian besar kabupaten kota di isi oleh kader HMI, hanya yang tidak ada di Lubuk Linggau, Pagar Alam, dan Kab. Muba, Kab lahat “Ujar Joncik

Joncik juga mengungkapkan selamat dan sukses untuk kader-kader hitam hijau yang diberi amanah menjadi komisioner KPUD Kab/kota di Sumsel.

Sementara itu ditempat terpisah pengamat politik Sumsel Bagindo Togar mengungkapkan Ormas Besar Agama seperti NU & Muhammadiyah berikut jaringannya, jelas sampe saat ini masih sangat berpengaruh, terdistribusi dalam beragam lembaga, tak terkecuali dibidang pendidikan.

Diutarakan Bagindo pada akhirnya ketika menyentuh proses tahapan seleksi lembaga Adhoc seperti KPU yang butuh warga negara terbaik sebagai tenaga pendukung, maka dominasi Ormas besar Agama tersebut yang lebih awal juga lebih dominan berinteraksi terhadap kebutuhan, tujuan dan kepentingan itu.(*)

Teks : Fuad, Herwanto
Editor : Asih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *