Pilpres, Bang Japar Siap Amankan TPS

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) Sumatera Selatan siap mendukung pemenangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) RI, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi).

“Pada Pilpres 2019 nanti, Bang Japar Sumsel menyatakan dukungan kepada Capres Prabowo dan Sandiaga Uno, kita akan menjaga TPS dan melaporkan kalau ada kecurangan. Saat ini kita 89 hari menuju pilpres. Anggota Bang Japar Sumsel, harus mempu memenangkan capres Prabowo dan Sandi,” ungkap Ketua Umum Pusat “Bang Japar” Fahira Idris usai Deklarasi dan Pengukuhan Bang Japar Sumatera Selatan di Grand Malaka Ethical Hotel Palembang, Minggu (20/1/2019).

“Kita akan menjaga TPS dan melaporkan kalau kecurangan. Saat ini kita 89 hari menuju pilpres. Anggota Bang Japar Sumsel, harus mempu memenangkan capres Prabowo dan Sandi,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan H Ishaq Mekki mengatakan, Para jawara bang jafar yang baru dilantik dapat menjalankan amanahnya, dirinya berharap agar Bang Jafar dapat menyebar di Kabupaten/kota Sumsel. “Saya yakin orang-orang yang baru dilantik ini adalah orang yang sportif dan terlatih, yang dapat menyejukkan pileg dan pilpres di Sumsel,” ungkapnya.

“Kita yakin masyarakat Sumsel orangnya terdidik dan punya wawasan dalam mengetahui apa yang terjadi saat ini, dan saya yakin Palembang nanti bisa unggul menjadi menjadi mata pilih terbesar pada pilpres 2019 nanti,” tambahnya.

Ditempat sama, Ketua Komando Daerah Bang Japar Sumsel, Iskandar Syahbani menambahkan, Bang Japar adalah perkumpulan ahli bela diri ditambah pengacara. “Kita fokus membela ulama, dan menjaga NKRI,” katanya.

Menurutnya, Indonesia saat ini ada kekuatan asing contohnya TKA, narkoba dan tidak tegaknya hukum, “Kita ingin membela kaum yang tertindas. Di Indonesia Bang Japar sudah berdiri selama 2 tahun. Untuk di Sumsel sudah 6 bulan. Hadirnya bang jafar untuk mengawal para ulama yang menyampaikan amar maruf nahi munkar. Kita jaga Indonesia dari perpecahan. Kita harus jadi tuan rumah di negeri sendiri,” urainya.

“Untuk politik kita berpihak pada ijtima ulama jilid 2. Indonesia perlu diselamatkan, makanya kita yang meminta Prabowo dan Sandi menjadi Capres dan Cawapres. Tiga bulan lagi pencoblosan Pilpres, kita siap kawal TPS dan menjadi saksi yang tidak dibayar,” pungkasnya.

Teks : Herwanto
Editor : Sarono PS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *