Kisah Pedang Zulfikar

4 Februari 2019 8:45 am,

Pedang ini yang paling disukai nabi.

SWARNANEWS.CO.ID, JAKARTA |Dalam berbagai kisah yang ada, Nabi Muhammad SAW diketahui memiliki banyak pedang. Setiap pedangnya memiliki nama dan kisah tersendiri. Salah satu yang terkenal adalah pedang Zulfikar.

Pedang ini menjadi yang paling disukai oleh Nabi dan kualitasnya berada di atas rata-rata. Pedang ini pun dinilai sangat luar biasa bahkan sering dianggap mematikan pada zamannya. Nama Zulfikar sendiri memiliki arti Zul atau pemilik dan Fiqar atau ketajaman.

Yang juga menjadi perbincangan tentang pedang ini adalah karena bentuknya yang unik. Berbeda dengan bentuk pedang lainnya, pedang Zulfikar memiliki bentuk melengkung seperti Schimitar namun pada ujungnya terbelah menjadi dua. Belum ada yang bisa menjelaskan alasan mengapa pedang ini bercabang pada ujungnya. Di badan pedang itu, tertulis kalimat

“Tidak ada pemuda seperti Ali dan tidak ada pedang seperti pedang Zulfikar”.

Pedang ini kemudian diberikan kepada Ali bin Abi Thalib yang menjadi sahabat, menantu, dan sepupu Nabi. Rasul memberikan pedang ini karena milik Ali patah saat bertempur di medan perang. “Tidak ada pahlawan seperti Sayidina Ali dan tidak ada pedang kecuali Zulfikar.” Di tangan Ali, kekuatan pedang ini makin tidak tertandingi. Ia menggunakan pedang ini dalam Perang Badar.

Sejarawan mencatat pedang ini selalu menemani Ali dalam setiap pertempuran. Namun, setelah Ali wafat, kisah tentang pedang ini tidak lagi terdengar. Dalam catatan para sejarawan, pedang Zulfikar terakhir kali muncul ke hadapan publik saat terjadi pembantaian keluarga Rasulullah SAW di Karbala.

Ketika itu, sekitar 3.000 pasukan yang dipimpin oleh Umar bin Sa’ad bin Abi Waqash mengepung Husein bin Ali be serta hampir seluruh zuriat Rasulullah SAW. Umar bin Sa’ad ditugaskan oleh orang kepercayaan Yazid bin Muawiyah bernama Ubaidillah bin Ziad yang ketika itu menjabat sebagai gubernur Kufah. Tugasnya hanya dua, mengambil bai’at dari Husein bin Ali untuk Yazid bin Muawiyah, atau membunuhnya.

Kisah mengenai pedang ini tidak berhenti di situ saja. Pedang Zulfikar juga identik dengan sosok Imam Al-Mahdi, sang juru selamat. Banyak beredar cerita saat menjelang hari akhir, Imam Mahdi akan muncul. Ia dipercaya untuk menjadi pemegang pedang Zulfikar untuk terakhir kalinya. Namun, hingga kini keberadaan pedang tersebut masih misterius. Tidak ada yang tahu pasti siapa pemegang pedang hebat itu hingga saat ini.

Teks: Rep

Editor: Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait