Tamsil Harom Harus Diperhitungkan oleh Incumbent

SWARNANEWS.CO.ID, BANYUASIN | Setelah gagal duduk di kursi empuk DPRD Banyuasin, pada Pemilihan Legislatif 2014 lalu, nama Tamsil Harom kembali muncul setelah hijrah dari Partai Hanura ke Partai Amanat Nasional (PAN), Dapil 1, Kecamatan Rantau Bayur dan Sembawa, Tamsil Harom menjadi penantang Incumbent yaitu Sriyatun pada Pileg April 2019.

Pertarungan Tamsil Harom dan Sriyatun diprediksi akan sengit, Pasalnya kedua kandidat ini sama – sama memiliki basis massa.

“Bicara basis masa, kedua calon ini sama – sama menguasai wilayah, Kecamatan Rantau Bayur tentu akan dikelola habis oleh Tamsil Harom nota banenya wilayah pesisir sungai. Sedangkan Sriyatun tentu akan bersosialisasi di wilayah Kecamatan Sembawa atau wilayah daratan. Artinya mereka ada yang menguasai pesisir sungai dan ada wilayah daratan,” kata Surya Aruly tokoh Pemuda Banyuasin.

Sriyatun, sudah melakukan Investasi politik sejak lima tahun lalu, menjabat sebagai anggota DPRD Banyuasin, sedangkan Tamsil Harom juga sudah melakukan pembinaan sejak pileg 2014 lalu.

“Artinya PAN dapil 1 bisa saja mendapatkan dua kursi jika komunikasi bung Tamsil Harom dan mbak Sriyatun, berjalan baik. Bahkan sebaliknya jika tidak ada komunikasi, mereka kemungkinan bertarung sengit,” harap dia.

Harmonisasi dalam berpolitik pasti ada, akan tetapi jika dibangun dengan komunikasi politik sebelum Pileg nanti. Tentu popularitas PAN akan bersinar di Dapil 1.

“PAN pada Pileg 2014 lalu mendapatkan 6 kursi di Legislatif, apakah PAN bisa bertahan atau malah akan berkurang, tentu hal ini harus dilakukan komunikasi antar caleg dan pimpinan partai, agar marwah PAN terus bersinar di Bumi Sedulang Setudung,” ucap dia. (*)

Teks : Heri Julianto

Editor: Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait