Herman Deru: Potensi Pajak Sumsel Masih Besar

Pekan Panutan Pajak 2019

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG |Sebagai provinsi yang kaya dengan hasil bumi serta memiliki banyak perusahaan berskala nasional yang beroperasi di sini, Sumatera Selatan memiliki potensi pajak yang besar. Hanya saja, mayoritas perusahaan tersebut memiliki NPWP melalui DKI Jakarta.

            Hal tersebut diutarakan Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru, pada kegiatan Pekan Panutan Pajak dan Pemberian Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar, di Aula Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Selatan dan Kepulauan Babel, Selasa (12/03/2019). “Saat ini ada ratusan perusahaan yang tengah kami bidik dan berpotensi untuk menambah nilai bagi hasil pajak kita,” tegas Deru.

            Perusahaan-perusahaan ini melakukan kegiatannya di Sumatera Selatan, namun pembayaran pajak dilakukan di kantor pusat mereka yang berdomisili di Jakarta. “Sebenarnya potensi pajak ini masih banyak sekali, hanya saja terhalang oleh keterbatasan-keterbatasan informasi saja,” ujar dia.

Gubernur H Herman Deru bersama Wagub H Mawardi Yahya menunjukkan ponselnya yang telah membuat SPT via online, didampingi Kakanwil DJP Sumsel dan Babel, Imam Arifin

 

 

Orang nomor satu di Sumatera Selatan itu juga berharap agar petugas pajak jangan hanya menonjolkan punishment-punishment saja ke wajib pajak. Melainkan pula memberikan edukasi maupun pencerahan-pencerahan kepada masyarakat mengenai arti pentingnya membayar pajak. “Pengusaha saja sudah merinding ketika mendengar denda yang mereka harus bayar sampai 300 persen jika tidak bayar pajak. Alangkah lebih baik jika masyarakat diberikan edukasi terlebih dulu mengenai pentingnya bayar pajak,” jelas Deru.

Di samping itu, dia juga mengharapkan supaya DJP memberikan dispensasi khusus untuk bisnis yang baru mulai (start up). Sehingga memberikan kesempatan juga bagi bisnis tersebut untuk berkembang.

            Sementara itu, Kakanwil Direktorat Jenderal Pajak Provinsi Sumsel dan Kepulauan  Bangka Belitung, Imam Arifin mengatakan, kalau kegiatan Pekan Panutan Pajak ini, dilakukan serentak di seluruh wilayah Indonesia. “Kami juga memberikan penghargaan kepada para pembayar pajak yang boleh disebut sebagai The Real Hero, sebab mereka inilah salah satu yang menyumbangkan pajak terbesar nasional,” kata Imam.

Untuk diketahui, penerimaan pajak di Sumatra Selatan dan Bangka Belitung pada 2018 lalu tercatat mencapai Rp15,12 triliun atau sebesar 94,21% dari target yang dipatok sebesar Rp16,05 triliun.

Nama Pembayar Pajak Terbesar Tahun Pajak 2018

Wajib Pajak Pribadi

Wahyu Budiman

Sholeh HM Kemas

Sutanto

Halim Ali Kemas HA

Johan Sinarmas

Chandra Antonio

Suwito Wijaya

Evi Agus

 

Wajib Pajak Badan

PT Aek Tarum

PT GHM

PT Hevea MK

PT Bank Pembangunan Daerah Sumsel dan Babel

PT Pinang Witmas Sejati

PT Remco

PT Sri Terang Lingga Indonesia

PT Sriwijaya Alam Segar

PT Telaga Hikmah

Teks: Maya

Editor: Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait