TKD-KIK Yakin Raih Kemenangan 60 Persen

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Provinsi Sumatera Selatan jika dibandingkan provinsi lain yang ada di Pulau Jawa, belum menjadi patokan utama untuk kemenangan pasangan Capres maupun Cawapres. Namun, perolehan suara provinsi ini turut menentukan untuk perolehan suara seluruh wilayah Sumatera.

Kini, Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia Kerja (TKD-KIK) Jokowi-Ma’ruf, yang dipimpin Syahrial Oesman, berusaha maksimal meraih kemenangan. Targetnya tidak tanggung-tanggung 60 sampai 65 persen menang. Berikut petikan wawancara dengan mantan gubernur Sumsel tersebut.

Dalam Pemilihan Presiden lima tahun lalu, Capres Joko Widodo memperoleh suara lebih rendah dibandingkan pesaingnya Capres Prabowo, bagaimana periode kali ini ?

Periode ini beda dengan lima tahun sebelumnya, tidak bisa menjadi ukuran. Partai pendukungnya juga beda. Kondisi politiknya juga beda. Dulu tidak ada hoax, sekarang gencar hoax.

BACA JUGA  KPU Tetap Coret Bacaleg Eks Napi Korupsi

Apalagi penyebaran hoax di Sumsel sejauh ini cukup hebat. Ada soal Jokowi PKI, Jokowi benci ulama. Tapi coba lihat, waktu ada PKI, Jokowi usianya lima tahun, tahun 1965 itu. Terus katanya, Pak Jokowi benci ulama, tapi sekarang wakilnya seorang ulama. Jadi semua itu bohong besar. Malah, Jokowi juga yang menentukan ada Hari Santri Nasional. Juga, Pak Jokowi pernah jadi imam sholat berjamaah. Kalau beliau bukan Islam, tidak bisa demikian.

Usaha apa yang TKD lakukan untuk mengantisipasi penyebaran hoax?

Kami juga terus melakukan sosialisasi program antisipasi kabar hoax. Kami memakai tim IT kami, menjelaskan kepada masyarakat dengan cara door to door. Kami membawa paket dari rumah ke rumah yang isinya ada kaos bergambar Jokowi, ada gantungan kunci, stiker, dll. Sekaligus kami menjelaskan bahwa kabar berita hoax mengenai Jokowi itu tidak benar. Kampanye door to door itu cukup efektif. Karena satu relawan mendatangi 25 rumah. Jadi kalau ada 50 relawan, ada 1.500 rumah yang mereka ketok.

BACA JUGA  Pemkab OKI Kucurkan Dana Rp 11 M, Untuk Pengawasan Pilkada 2018

Dengan usaha ini berapa persen target kemenangan di Sumsel?

Kami targetkan 60 – 65 persen, atau di antara itu. Suara terbanyak itu ada di beberapa kabupaten/kota, seperti Palembang, OKU Timur, Banyuasin, MUBA, OKI. Angkanya masing-masing di atas 500 ribu suara.

Optimis menang pak?

Saya optimis dapat meraih itu. Waktu elektabilitas Jokowi-Prabowo di Desember 2018 lalu 27 persen, sekarang tinggal 2 persen. Dan sebulan menjelang Pilpres ini kami gencarkan kampanye door to door tersebut. (*)

Teks : Mayasari
Editor : Asih Wahyu Rini

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait