IPO Tepis Isu Medsos Tentang Dapil Sumsel II

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Untuk menepis isu yang tersebar di media sosial terkait beberapa Nama Caleg DPR RI yang lolos ke Senayan. Independent and Public Opinion (IPO) menilai tidak demikian. Selain itu dalam penghitungan suara caleg DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sumsel II akan terus dikawal sampai di KPU Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

“Sangat disayangkan media maestream untuk meng-upload beberapa nama yang terpilih di DPR RI dapil Sumsel II. Bahkan sampai menyatakan terdapat beberapa wilayah yang tidak memiliki suara di parlemen sungguh ini tidak masuk di akal. Sayangnya pernyataan sosial media tersebut tidak berdasarkan fakta apapun juga,” kata Direktur Eksekutif IPO Institute, Ahmad Muhaimin, M Si kepada wartawan di York Cape, Palembang, Kamis (9/5) malam.

Menurutnya, akibat isu kecurangan di Kabupaten Empat Lawang banyak peserta pemilu yang di rugikan dan mengesampingkan suara rakyat.

“Kami merasa terpanggil untuk mengawal proses pleno KPU Provinsi agar profesional melalui penyampaian hasil pengamatan IPO Institute yang objektif berupa data Hitung Cepat dan Rekap DB1 Pleno KPU Kabupaten,” katanya.

BACA JUGA  Kemenkominfo Gelar Editor’s Forum

Lanjutnya, sejak dari 2011-2012 sampai saat ini ia masih berkecimpung di lembaga survei sendiri. Memang pihaknya selalu tidak lupa ketika ada pertentangan pemilihan kepala daerah pemilihan caleg dan sebagainya ia selalu ikut andil berkontribusi dalam mengawal proses demokrasi.

“Kita sebenarnya agak telat, harusnya kita merilis hasil sebelum rapat pleno. Tapi biarlah kita samakan data kita dengan data dari KPU. Sejauh ini data kami dengan yang dimiliki oleh KPU hanya terdapat 1% margin eror. Ini membuktikan bahwa data yang dimanipulasi selama ini tidak benar adanya,” ujarnya.

Selain itu menurutnya, sejauh ini semua berbasis data di kumpulkan dari DB 1. Sebenarnya juga pihaknya sudah melakukan quick count sendiri tapi tidak di publikasikan. Dia pun beserta tim datang ke Kabupaten Kabupaten dan Kota yang ada untuk mengumpulkan data semua TPS di Sumsel 2.

“Untuk DPR RI untuk Sumsel I menurut saya sudah benar informasi yang beredar di masyarakat,” katanya.

BACA JUGA  ASN Dituntut Netral Dalam Proses Pilkada

Dari datanya ia menyimpulkan yang terpilih itu yang pertama, Golkar meraih 2 kursi dengan suara 373.898 (H Alex Noerdin dan Bobby A Rizaldi), Nasdem meraih 1 kursi dengan suara 366.119 (Percha Leanpuri), Gerindra meraih 1 kursi dengan suara 305.018 (Sri Meliana), PDIP meraih 1 kursi dengan suara 285.088 (Yulian Gunhar), PKB meraih 1 kursi dengan suara 212.425 (Bertu Merlas).

Lalu Demokrat meraih 1 kursi dengan suara 195.161 (Wahyu Sanjaya), PAN meraih 1 kursi dengan suara 132.666 (Hanna Gayatri) dan PKS meraih 1 kursi dengan suara 122.526 (Iqbal Romzi).

“Hanya saja nanti dengan dinamika yang terjadi di KPU Provinsi bisa jadi akan bergeser posisi seperti Nasdem itu bisa kemungkinan dapat 2 kursi tapi masih kejar-kejaran dengan PKS dan sejauh data yang kita dapatkan PKS yang mendapatkan kursi terakhir,” katanya.

“Saya berharap masyarakat jangan mudah percaya dengan situs atau upload dari sosmed yang tidak resmi. Percayakan hal tersebut kepada KPU semata,” tutupnya.

Teks : Herwanto
Editor : Asri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait