Rapat Paripurna Istimewa Peringatan HUT Pemprov Sumatera Selatan ke-73

Gubernur Paparkan 16 Sasaran Sumsel Maju untuk Semua

Para wakil Ketua DPRD Sumsel yang mengikuti rapat.

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Dalam Rapat Paripurna Istimewa Peringatan Hari Jadi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan ke 73, Rabu 15 Mei 2019, di aula DPRD Sumsel, Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru memaparkan mengenai 16 sasaran untuk kemajuan Sumatera Selatan.
Rapat yang dihadiri sejumlah kepala daerah kabupaten/kota beserta istri, BUMN, serta unsur Muspida Sumatera Selatan tersebut, terlihat khidmat dan meriah, Karena di akhir acara ada pembagian hadiah dan penghargaan kepada Kades Inovatif 2019.
Gubernur Herman Deru dalam sambutannya menyatakan, kalau tema peringatan HUT Provinsi Sumatera Selatan kali ini adalah, Dengan Memperingati Hari Jadi HUT Sumsel yang ke 73, Mari Kita Wujudkan Pembangunan Infrastruktur yang Merata dan Berkeadilan Sebagai Wujud Sumsel Maju untuk Semua.

Tamu undangan yang hadir, seperti Mantan Ketua DPRD Sumsel Zamzami Ahmad.

“Hari jadi provinsi Sumatera Selatan mengingatkan kita tentang kebesaran Kerajaan Sriwijaya, yang bukan hanya dikenal dalam lingkup local tapi juga nasional maupun internasional. Bagi Kita masyarakat Sumatera Selatan, Kerajaan Sriwijaya membawa energi sendiri untuik membawa provinsi ini tumbuh menjadi provinsi yang maju dan terdepan,” demikian sambutan Gubernur Herman Deru.

Mulai tahun 2019 pula, sambungnya, Pemerintah Provinsi Sumsel akan fokus mencapai 16 sasaran pembangunan yakni:
1. Maju ekonomi kerakyatan yang ditandai dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi PDRB Perkapita.
2. Maju investasi industri dan perdagangan, yang ditandai dengan meningkatnya realisasi penanaman modal asing, dan realisasi penanaman modal dalam negeri.

Foto bersama kepala daerah beserta istri. Emang kemarin kita di masyarakat yang

3. Maju pertanian, rakyat dan kedaulatan pangan yang ditandai dengan meningkatnya pertumbuhan PDRB sector pertanian, Nilai Tukar Petani (NTP), Nilai Tukar Nelayan (NTN), dan Nilai Tukar Petani Pembudidayaan Ikan (NTPI).
4. Maju kesejahteraan rakyat yang ditandai dengan menurunnya angka kemiskinan dan tingkat penggangguran terbuka.
5. Maju akses energi yang ditandai dengan meningkatnya akses energi khususnya rasio desa berlistrik.
6. Maju kesehatan masyarakat yang ditandai dengan meningkatnya angka usia harapan hidup.
7. Maju akses pendidikan berkualitas yang ditandai dengan meningkatnya rata-rata capaian lama sekolah dan harapan lama sekolah.
8. Maju pembangunan responsif, gender, dan perlindungan anak yang ditandai dengan meningkatnya capaian indeks pembangunan gender, indeks perberdayaan gender, dan persentase menuju kabupaten kota layak anak.
9. Maju pelayanan publik yang berkualitas yang ditandai dengan meningkatnya indeks kepuasan masyarakat serta inovasi tertinggi serta masuk top 99.
10. Maju pembangunan yang akutanbel ditandai dengan menikatnya nilai SAKIP dan Opini BPK provinsi Sumsel ditargetkan meraih predikat WTP.
11. Maju aparatur profesional dan berintegritas yang ditandadi dengan meningkatnya skor maturitas SPIP.
12. Maju kualitas lingkungan hidup yang ditandai dengan naiknya capaian indeks kualitas lingkungan hidup.
13. Maju infrastrtuktur dan koneksivitas yang ditandai dengan meningkatnya capaian akses, air minumn layak, sanitasi layak, dan persentase kondisi jalan mantap.

BACA JUGA  Janji Hapus Konten Porno, Whatsapp tak Jadi Diblokir
Tamu undangan yang hadir.

14. Maju stabilitas keamanan, ketertiban, dan kehidupan beragama, yang ditandi dengan stabilitas keamanan dalam kehidupan madani.
15. Maju seni budaya dan pariwisata yang ditandai dengan meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara, wisatawan nusantara dan warisan budaya harta benda yang ditetapkan.
16. Maju pemuda dan olahraga yang ditandi dengan meningkatnya jumlah pemuda yang berprestasi dalam bidang akademis, seni budaya olahraga dan wirausaha muda.

Sementara dalam sambutannya Ketua DPRD Sumatera Selatan, HM A Gandata SH MHum, menyatakan, kalau terbentuknya provinsi Sumatera Selatan ditetapkan berdasarkan dokumen keputusan dan ketetapan konvensi yang diikuti oleh residen seluruh Sumetara, Wakil Pemerintah Pusat Republik Indonesia, dan Dewan Rakyat Sumatera pada tanggal 15 Mei. Wilayah provinsi Sumatera dibagi menjadi tiga sub Provinsi yang masing-masing dikepalai oleh seorang gubernur muda. Yakni :
a. Sub Provinsi Sumatera Utara terdiri dari keresidenan Aceh, Sumatera Timur dan Tapanuli
b. Sub Provinsi Sumatera Tengah terdiri dari keresidenan Sumatera Barat, Riau dan Jambi.
c. Sub Provinsi Sumatera Selatan terdiri dari Keresidenan Palembang, Bengkulu, Lampung dan Bangka Belitung.

BACA JUGA  Laporan Diproses, Korban Tolak Damai dengan Ustaz Yusuf Mansur

“Momentum tersebut ditetapkan sebagai Hari Jadi Provinsi Sumatera Selatan melalui Peraturan Daerah No 5 tahun 2007 dan kini Provinsi Sumatera Selatan telah mencapai usia 73 tahun,” sebut Gantada.

Rapat Paripurna Istimewa ini juga dihadiri Staf Ahli Mendagri Bidang Ekonomi dan Pembangunan Drs Hamdani MM MSi Ak, Staf Ahli Menpora Bidang Ekonomi Kreatif, Dr Jonni Mardizal, S.Pd, MM. anggota DPR RI Hanna Gayatri SH, anggota DPD RI Hj Asmawati SE MM.

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Sumsel bersama Gubernur Herman Deru.

Pimpinan DPRD Sumsel, Ketua DPRD SUmsel H M A Gandata SH MHum, Wakil Ketua DPRD H Chairul S Matdiah SH, M Yansuri, Kartika Sandradewi, sejumlah

Pembagian penghargaan Kades Inovatif 2019

Anggota DPRD Sumsel, Wakil Gubernur Mawardi Yahya, Ketua Tim Penggerak PKK SUmsel Hj Febrita Lustia Herman Deru, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Hj Fauziah Mawardi Yahya. Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Sumsel, Pangdam II Sriwijaya, Kapolda Sumsel, Kajati Sumsel, Ketua Pengadilan Tinggi Sumsel, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Sumsel. Para BUMN Sumsel, bupati dan walikota beserta istri, Kantor perwakilan BPK Sumsel, Tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, mantan Ketua DPRD Sumsel zamzami, Giri Ramanda. (*)

Teks: Maya/Asih
Editor: Maya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait