Rumah Dinas Bupati Dipadati Warga, Berbagi Zakat Hasil Infaq dan Sedekah ASN

SWARNANEWS.CO.ID, KAYYUAGUNG | Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) membagikan zakat kepada yang berhak menerimanya di rumah dinas Bupati OKI, Senin (3/6/2019).

Penyerahan zakat langsung dilakukan oleh Sekda OKI H Husin SPd, MM ini menyebabkan ratusan warga terlihat antri di luar pagar rumah dinas bupati.

Sekretaris Daerah (Sekda) OKI, H Husin SPd MM mengatakan, sebanyak 636 mustahik menerima zakat dari Baznas OKI.

Kegiatan ini merupakan program tahunan bupati berbagi kasih kepada pasukan biru dan fakir miskin.

Penyaluran zakat penghasilan dan infak diperuntukkan bagi pasukan biru dan lansia.

“Pembagian zakat ini sedikit banyak dapat membantu masyarakat dalam menyambut Idulfitri. Karena sasarannya masyarakat kurang beruntung yang mendapat PKH,” katanya.

BACA JUGA  BM PAN OKI Perjuangkan Biaya Persalinan Warga

Ia menjelaskan, seluruh kecamatan yang ada di tiga region yakni Pampangan, Lempuing Jaya dan Kayuagung mendapapatkan hal ini.

Memang event tahunan dengan kegiatan ini dapat meringankan beban menghadapi lebaran Idul fitri memberi motivasi kepada masyarakat mampu melaksanakan infak sadaqoh.

“Coba fikir satu orang yang memiliki kemampuan ekonomi untuk membantu, pastinya akan banyak yang terbantu. Kalau zakat dan fitrah itu kan sudah menjadi kewajiban,” katanya.

Sementara saat disinggung, mengapa penerima diminta mengantri diluar dan masuk satu persatu, kata Sekda menjelaskan hal ini mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

“Biar tertib dan penyerahannya tepat sasaran dan satu orang satu tidak ada yang menerima lebih dari satu,” katanya.

BACA JUGA  Pembuat Senpira di OKI Diringkus

Pihaknya tidak bisa memaksakan karena terkadang masih ada ASN yang gajinya habis untuk membayar pinjaman di bank.

Saat ini yang paling banyak menyalurkan zakatnya melalui unit pengumpul zakat (UPZ) yakni Dinas Pendidikan dan Kesehatan.

Ketua Baznas OKI, H M Nazir Bayad menjelaskan,tugas Baznas ini berat dan tidak boleh mengendap dana, karena ini amal ibadah orang yang harus disalurkan segera untuk berbagai program kegiatan yang dilakukan.

“Jumlah total ada 636 orang penerima. Terdiri dari 500 untuk umum dan 136 orang petugas kebersihan. Yang diberikan amplop berisi uang,” katanya.

Teks : Rel
Editor : SPS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait